Pesan Buat Pribumi atas Manuver Harry Tanoe

Pesan Buat Pribumi atas Manuver Harry Tanoe

SHARE

Baru saja kita mendapatkan informasi bahwa Harry Tanoe si Raja media siap bergabung dengan pemerintah Jokowi. Dalam situasi ini, kelompok nasionalis pribumi dan kelompok islam di uji kesetiaannya terhadap Bangsa dan Negara yang sudah hampir berumur 72 tahun ini.

Apakah kita sebagai Bangsa Indonesia yang lahir di Indonesia (Pribumi Indonesia) akan bisa mempertahankan kedaulatan bangsa diatas upaya hegemoni WNI keturunan dan asing yang saat ini semakin solid bergabung bersama koalisi Jokowi?, atau justru kita jadi kehilangan kepercayaan diri dalam melawan kelompok pemilik modal tak terbatas tersebut?

Memang wajar bila sebagian pejuang bangsa merasa khawatir, sebab demokrasi pasca reformasi memang di setting sedemikian rupa menjadi berbiaya tinggi, sehingga raja media dan pemilik modal besar mendapatkan advantage dari sistem demokrasi langsung seperti saat ini, namun Apakah berarti pemilik modal dan pemilik media akan selalu memenangkan pertarungan demokrasi? Menurut saya belum tentu.

Sehebat-hebatnya manusia merencanakan pada akhirnya Tuhan yang menentukan. Tuhan memiliki banyak cara untuk menolong bangsa Indonesia, terbukti pada Pilkada DKI beberapa bulan lalu, Bangsa Indonesia yang terdiri dari kelompok Islam dan kelompok Nasionalis pribumi berhasil melawan kelompok pemilik modal yaitu WNI keturunan yang memiliki modal besar yang berada dibelakang Ahok.

Sudah terlalu lama kita bergantung kepada Bangsa lain yang bukan Bangsa Indonesia Asli, sehingga mereka dengan sombongnya sering mengatakan “Kami datang untuk memberikan kalian pekerjaan”!, “Kalau tidak ada kami hidup kalian akan sengsara”! sungguh ucapan-ucapan itu merupakan tamparan bagi kita bangsa Indonesia, padahal kita adalah bangsa yg besar, bangsa yang merdeka, bangsa yang berdaulat, apakah kita rela terus direndahkan oleh bangsa lain?

Apakah kita harus menyerah dan rela dikatakan sebagai bangsa pecundang yang tidak mampu mempertahankan kemerdekaan dan mengisi kemerdekaan, sehingga akhirnya kita pasrah menyerahkan kedaulatan yang sudah kita raih kepada mereka?

Kenyataanya memang sekarang ini ekonomi kita sudah dikuasai oleh Bangsa Lain, saat ini politikpun sedang di kuasai oleh kepentingan mereka, dan mereka sedang berupaya melanggengkan kekuasaannya dengan menghalalkan segala cara.

Sekarang tergantung kita Bangsa Indonesia, apakah kita yakin akan kekuatan bangsa kita sendiri? Apakah kita mampu mempertahankan kemerdekaan Bangsa Indonesia yang telah berhasil direbut oleh Jong-jong Nusantara? Atau kita terpaksa ikut-ikutan melipir bergabung dengan penguasa yang rajin menambah hutang 1000 triliun lebih dalam tiga tahun ini? dan telah membuka pintu lebar-lebar kepada Bangsa Asing untuk menguasai hampir segala sektor ekonomi?

Mari tunjukan sikap kita, kuatkan jati diri kita, bangun jiwa kita sebagai Nasionalis yang religius, yang selalu setia kepada bangsa sendiri dan tidak mau menghianati bangsa Indonesia. Sekali lagi kita diuji, apakah kita Bangsa Indonesia dari sabang sampai merauke, mampu mempertahankan kemerdekaan kita? Jangan biarkan musuh merehnggut kemerdekaan pribumi Indonesia. Merdeka!

Oleh: Bastian P Simanjuntak
Penulis adalah Presiden GEPRINDO)

Comment