Pesan KPK Ke Pansus Angket: Jangan Lecehkan Lembaga Peradilan

Pesan KPK Ke Pansus Angket: Jangan Lecehkan Lembaga Peradilan

SHARE

Publik-News.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan Pansus Angket KPK untuk menghormati proses peradilan kasus e-KTP yang sudah berjalan.

Pasalnya, dalam kasus yang merugikan negara RP 2,3 Triliun itu sudah ada yang divonis, yakni Irman dan Sugiharto.

“Kami harap semua pihak menghargai proses peradilan, putusan ada (kerugian negara). Jangan sampai ada tindakan yang dapat melecehkan peradilan,” tutur Juru Bicara KPK,Febri Diansyah, Jumat (28/7/2017)

Febri meminta semua pihak untuk menahan diri dan tidak ada yang mencoba mengintervensi proses hukum kasus e-KTP.

“Saya harap kita bisa tahan diri ikuti aturan yang berlaku, hormati peradilan,” tegasnya.

Saa ini, KPK masih memproses tiga orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, yakni  Andi Agustinus alias Andi Narogong, Ketua DPR Setya Novanto dan anggota DPR dari Fraksi Golkar Markus Nari.

Dua pejabat mantan Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto sudah divonis masing-masing tujuh dan lima tahun penjara. (Fq)

SHARE
Comment