Petisi Online Desak Google Bayar Pajak, Kian Gencar

Petisi Online Desak Google Bayar Pajak, Kian Gencar

SHARE

Publik-News.com – Petisi online mendesak perusahaan multinasional Google, Facebook, Yahoo, Twitter dan sejenisnya bayar pajak di Indonesia makin gencar dihembuskan masyarakat. Kini, muncul petisi online dengan penekanan yang sama ramai di sejumlah media sosial bertema “Tidak Adil, Kita Bayar Pajak Tapi Google Dkk Tidak. Kami Mendesak Google DKK Bayar Pajak”.

Petisi tersebut berharap adanya dukungan dari masyarakat Indonesia secara keseluruhan dengan cara menandatangani langsung. Untuk membubuhkan tandatangan dukungan, masyarakat dipersilahkan membuka alamat link yang memuat petisi tersebut di http:goo.gl/33b0iU.

Direktur Eksekutif Komunikonten Institut Media Sosial dan Diplomasi Hariqo Wibawa Satria mengatakan pihaknya fokus dalam menuntut Google dan sejenisnya membayar pajak atas operasi bisnisnya selama ini di Indonesia. Demi menggalang opini dan dukungan, kata Hariqo, pihaknya giat melakukan pertemuan bersama para pegiat media sosial yang ada di Indonesia.

“Pada jumat 22 April 2016 dan Kamis 22 September 20016 kita juga melakukan pertemuan membahas ini,” ujar Hariqo di Jakarta, Minggu (2/10/2016).

Hariqo mengungkapkan pihaknya juga telah melakukan aksi terbuka secara publik dalam menjalankan tuntutannya. Menurutnya, pihaknya melakukan aksi menggelar tandatangan dukungan pada spanduk besar berukuran 7 meter kali 6 meter pada hari Minggu, 25 Spetember 2016 lalu.

“Harusnya Google dan raksasa digital lainnya bayar pajak sebagaimana pengusaha media lainnya. Pegawai saja bayar pajak, kita makan dan ngopi saja bayar pajak. Masak pengusaha atau pemilik Google tidak,” ungkapnya.

Hariqo memnimbang perlakuan yang berbeda antara pemerintahan Prancis dengan di Indonesia. Di Prancis, kata dia, pemerintah tegas terhadap Google dalam memberlakukan wajib pajak.

“Baru saja tanggal 24 Sepetember 2016, polisi Prancis menggerebek dan menyegel kantor Google di Paris. Karena Google enggan bayar pajak. Pemerintah RI masih cukup sabar menghadapi Google dan kawan-kawannya,” jelasnya. (Ahmad)

Comment