Pidato Wapres di Muktamar Dewan Masjid Indonesia

Pidato Wapres di Muktamar Dewan Masjid Indonesia

SHARE

Publik-News.com – Wakil Presiden RI Muhammad Jusuf Kalla (JK) membuka acara Muktamar ke- VII Dewan Masjid Indonesia (DMI) di Arsama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (11/11/2017). Dalam kesempatan itu, Wapres berpesan agar para pengkhotbah di Masjid tidak menyebarkan meteri yang bersifat provokatif.

“Sekali lagi saya tidak bicara tentang apa yang harus dikhotbahkan. Tapi dengan menjaga moderasi, menjaga jalan tengah, maka akan baik. Kita menjaga jangan tiba-tiba masjid itu menjadi radikal, menjadi provokatif,” ujar Wapres.

Menurut, hal yan perlu disampaikan dalam Khotbah adalah materi yang menyejukkan. Pemerintah daerah, kata Wapres, harus melakukan musyawarah dan memberikan himbauan kepada pengkhotbah agar menyampaikan materi khotbahnya yang menentramkan masyarakat.

“Kenapa, karena pola masjid kita beda dengan Brunei, Malaysia, Timur Tengah, Kuwait, Saudi dan macam-macam. (Tapi) pola kita adalah komunitas masyarakat,” pinta Wapres.

Lebih lanjut, Wapres menambahkan bahwa Masjid harus dijadikan tempat yang menjaga ideologi dan budaya masyarakat. Jangan sampai tempat ibadah umat Islam itu, kata dia, ikut menjadi sarang radikalisme. Semua pihak, kata Wapres, harus menjaga dan ikut menumbuhkan ajaran Islam yang rahmat bagi semua.

“Jangan datang-datang masjid dia balikan itu masjid menjadi radikal dan sebagainya, tentu ini tidak bagus. Inilah tugas kita semua dan menteri agama,” tukas Wapres.
Untuk diketahui, muktamar ini merupakan agenda lima tahunan dan forum tertinggi dalam kepengurusan DMI yang diikuti oleh seluruh Pimpinan Pusat (PP), Pimpinan Wilayah (PW) dan Pimpinan Daerah (PD) DMI. Muktamar akan menentukan kepengurusan dan program kerja DMI 2017-2022. (RF/PN)

 

SHARE
Comment