Pimpinan DPR: Asing Jangan Ajari Indonesia Arti Toleransi

Pimpinan DPR: Asing Jangan Ajari Indonesia Arti Toleransi

SHARE

Publik-News.com – Belakangan ini masyarakat dibuat resah dengan adanya berbagai demonstrasi yang menguras energi bangsa. Bahkan, adanya gerakan kelompok yang mengancam NKRI semakin marak dilakukan.

Pimpinan DPR Taufik Kurniawan mengimbau semua pihak tidak terprovokasi dengan berbagai ancaman yang bisa merusak tatanan kehidupan masyarakat.

“Kita harapkan terkait dengan dinamika beberapa minggu terakhir terhadap semakin naiknya tensi masyarakat yang semakin dinamis terhadap kelompok tertentu, kita jangan terjebak pada stigma isu anti-toleransi di negara kita,” ungkap Taufik, Rabu (17/5/2017).

Taufik menganggap isu anti toleransi sengaja dimainkan oleh pihak yang ingin melihat Indonesia terpecah belah. Maka itu, Taufik mengingatkan pentingnya kembali mengingat Sumpah Pemuda.

“Dari beberapa etnis, suku agama, mendeklarasikan dalam bentuk kesekapatan semua menjadi satu sebagai bangsa Indonesia. Kalau ada pihak asing yang salah kaprah, jangan ajari Indonesia soal toleransi dan isu SARA karena bangsa Indonesia Insyaallah sudah terciptakan semangat kebhinekaan,” tuturnya.

“Sehingga mari kita tepis dan buang jauh-jauh isu intoleransi yang sebetulnya tidak laku tapi sengaja terus dihembuskan untuk memberi kesan Indonesia di mata internasional sedang mengalami proses ancaman disintegrasi,” imbuh Taufik.

Taufik meminta tidak ada lagi yang menggosok isu-isu yang sampai saat ini terus dibicarakan. Termasuk dalam kasus hukum.

“Kita hormati proses hukum yang ada, jangan dilebar-lebarkan kesannya seolah-olah Indonesia sedang terjadi isu SARA,” urai Taufik. (Fq)

 

SHARE
Comment