Pimpinan DPR Sarankan Ahok Mengundurkan Diri Jadi Cagub Biar Konsentrasi Jalani Proses...

Pimpinan DPR Sarankan Ahok Mengundurkan Diri Jadi Cagub Biar Konsentrasi Jalani Proses Hukum

SHARE

Publik-News.com – Basuki Tjahja Purnama alias Ahok disarankan mengundurkan diri dari pencalonan Gubernur DKI Jakarta dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung 2017 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah menyusul diusirnya Ahok oleh warga saat blusukan di daerah Rawa Belong, Jakarta Barat, kemarin (Rabu, 3/11/2016) kemarin.

Menurut Fahri, apa yang dilakukan warga Rawa Belong terhadap Ahok mengkonfirmasi bahwa warga Jakarta tidak ingin dipimpin Ahok, meski sudah dicalonkan oleh empat partai politik, seperti NasDem, Hanura, Golkar dan PDI-Perjuangan.

Apalagi, pribadi dan kepemimpinan Ahok sejak menjabat sebagai Gubernur, sudah seringkali melakukan penggurusan terhadap warga Ibu Kota. Ahok juga diduga telah melakukan penistaan agama, sehingga umat Islam merasa sakit hati.

“Saya melihat disini pernyataan kontroversial itu semakin membebani Ahok sebagai calon gubernur petahana dan ini bisa menjalar ke orang lain. Oleh karena itu supaya tidak menjadi beban semua orang, saya harap Ahok mau mundur dari pencalonannya dan bisa menjalani proses hukum,” ujar Fahri kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (3/11/2016).

Diketahui, pernyataan Ahok yang mengutip Surat Al Maidah ayat 51 membuat kegaduhan. Sehingga, sejumlah tokoh nasional, baik pejabat negara, elit partai dan tokoh ormas keagamaan, cukup sibuk melakukan pertemuan, karena ulah Ahok tersebut membuat ratusan ribu umat Islam akan melakukan unjuk rasa pada Jumat (4/11/2016) besok.

“Terlalu mahal dan semua energi digunakan untuk mengurus seorang Ahok saja. Masalah Ahok ini menyebabkan timbulnya potensi disintegrasi, kerawanan sosial dan utamanya membuat presiden seperti punya beban untuk melindungi Ahok. Semua menjadi terlihat tidak rasional,” ucapnya.

Fahri menambahkan, Ahok mestinya paham mana ruang publik atau privat. Jangan hal-hal yang dianggap melukai agama tertentu seperti QS Al Maidah 51 justru diumbar ke publik. Apalagi digunakan untuk kepentingan politik.

“Lah kok ini seorang Ahok yang sama sekali tidak paham mengenai Alquran dan bukan pemeluk Islam justru malah menggunakan surat dalam Alquran itu,” tutupnya.
(Zainul)

Comment