Pimpinan: KPK Tak Alergi Diawasi

Pimpinan: KPK Tak Alergi Diawasi

SHARE

Publik-News.com – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif menegaskan pihaknya tidak bisa memenuhi permintaan pansus hak angket untuk membuka rekaman pemeriksaan Miryam S Haryani terkait kasus korupsi KTP elektronik.

Laode menyebut bahwa lembaganya ini tidak “alergi” untuk diawasi oleh sipapun, termasuk oleh DPR RI.

“KPK itu tidak alergi untuk diawasi termasuk teman-teman wartawan mengawasi setiap saat,” kata Syarif di gedung KPK, Jakarta, Rabu (15/6/2017).

Menurutnya, KPK dalam satu priodik selalu diaudit oleh BPK. Termasuk bagi tersangka bisa mengajukan praperadilan apabila tidak ada kepuasan, bahkan bisa mengajukan banding dan kasasi apabila sudah masuk dalam persidangan.

“DPR setiap tahun itu dua sampai tiga kali kami dipanggil untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP), semuanya kami ungkapkan di sana. Bahkan mereka tanyakan kasus yang spesifik,” ujarnya.

Laode menyebut munculnya hak angket ini dikarenakan pada saat RDP dengan Komisi III pada Rabu (19/4), KPK tidak memenuhi permintaan DPR untuk membuka rekaman pemeriksaan mantan anggota Komisi II dari fraksi Partai Hanura Miryam S Haryani.

“Menurut perundang-undangan kami tidak boleh mengeluarkan rekaman itu selain di pengadilan,” kata Syarif.(Fq)

 

SHARE
Comment