Home Nasional Pimpinan MPR: Pak Jokowi, Palaku Demokrasi Kebablasan Itu Ahok

Pimpinan MPR: Pak Jokowi, Palaku Demokrasi Kebablasan Itu Ahok

Publik-News.com – Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menjelaskan jika demokrasi kebablsan yang dimaksud Presiden Jokowi adalah ketika ada pihak ┬ábertindak tanpa mengikuti sistem dan prosedur yang tertuang dalam aturan perundang-undangan.

Hidayat mengatakan apa yang singgung jokowi soal demokrasi kebablasan justru ada di Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang diaktifkan kembali menjadi Gubernur DKI. Ahok, kata dia, telah menghalalkan segala cara untuk mempertahankan kekuasaannya.

“Termasuk pak Ahok datang ke Pulau Seribu sebagai gubernur sedang mensosialisasi program perikanan, eh ngomong tentang Al Maidah ayat 51, itu kan kebablasan,” kata Hidayat usai sosialisasi dan edukasi Empat Pilar MPR yang bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan di aula Siti Rauhun Zainuddin Abdul M Universitas Hamzanwadi, Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Kamis (23/2/2017).

Kebablasan kedua, kata Hidayat, ketika Ahok kebablasan memberikan pernyataan ketika serah terima jabatan kembali menjadi gubernur DKI Jakarta dengan menyebut memilih pemimpin berdasarkan agama melanggar konstitusi

“Kebablasan lagi saat dia mengatakan di balai kota hampir menjelang serah terima jabatan untuk beliau menjabat lagi, eh tiba-tiba dia ngomong, saya tahu anda memilih apa a,b,c, d, kalo anda memilih berdasarkan agama itu melawan konstitusi, itu kan kebablasan. Toh dia mau serah terima jabatan kok pake ngomong tentang masalah memilih. Itu kebablasan,” jelasnya.

Selain itu, politikus PKS ini juga menyinggung adanya kriminalisasi terhadap ulama. Menurutnya, ketika ada pihak yang menyuarakan agama dianggap sebagai tindakan radikal

“Itu juga kriminalisasi. Memang kalau kemudian mengundang isu SARA kemudian mengkafir-kafirkan sehingga mengajak golput itu juga kebablasan. Jadi menurut saya kebablasan atau tidak, rujukannya sudah ada Pancasila, UUD laksanakan itu semuanya dengan jujur dengan berani,” pungkasnya.(Fq)

 

 

 

Comment