PKS Terus Tolak Perilaku LGBT dan Peredaran Miras

PKS Terus Tolak Perilaku LGBT dan Peredaran Miras

SHARE

Publik-News.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menolak tegas keberadaan perilaku LGBT dan penjualan miras secara bebas di Indonesia. Hal itu mengingat Indonesia saat ini sedang dalam darurat LGBT dan Miras.

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengatakan, Fraksi PKS serius mengawal agar perilaku LGBT dan peredaran bebas miras menjadi objek terlarang dalam undang-undang.

“Pelarangan perilaku LGBT melalui revisi UU KUHP, sementara miras melalui RUU Pelarangan Minuman Beralkohol,” tegas Jazuli, dalam sambutannya saat diskusi perilaku LGBT dan maraknya penjualan miras secara bebas dengan tema “Indonesia Darurat LGBT dan Miras”, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (13/2/2018).

Kata Jazuli, pihaknya ingin seluruh rakyat menyadari bahwa Indonesia saat ini sedang darurat LGBT, miras dan narkoba. Data-data telah banyak dipaparkan oleh peneliti, akademisi dan aktivis kemanusiaan dan ini sungguh sangat menyedihkan.

“Tanpa kita sadari penyebaran LGBT, miras dan narkoba sudah sangat luas dan mengkhawatirkan bahkan menjadi ancaman serius bagi ketahanan bangsa. Ancaman terhadap ideologi, identitas dan karakter bangsa khususnya nilai-nilai agama, relijius, dan kemanusiaan,” terang Jazuli.

Anggota Komisi I ini mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan permasalahan LGBT dan miras sebagai tanggung jawab moral bersama sebagai warga negara.

“Ini soal penyimpangan nilai, identitas dan karakter bangsa kita dan jelas bertentangan dengan ideologi Pancasila. Kita bangsa yang berketuhanan dan beradab sesuai adat ketimuran. LGBT dan miras jelas bukan budaya kita, bukan Indonesia banget,” serunya.

Maka, lanjut Jazuli, salah satu cara efektif untuk mencegah perilaku yang merusak itu berkembang luas dan merusak generasi bangsa adalah dengan melarangnya secara tegas dalam undang-undang.

Meski demikian, Fraksi PKS pada saat yang sama mendorong dan mendesak Pemerintah bekerja sama dengan lembaga-lembaga sosial dan lembaga keagamaan untuk secara masif merangkul, merehabilitasi dan menyembuhkan setiap warga negara dengan perilaku LGBT dan ketergantungan miras dan narkoba.

“Mereka adalah saudara kita, anak-anak kita, dan bagian dari generasi bangsa yang harus mendapatkan perhatian dan pelayanan untuk sembuh dan direhabilitasi. Kita yakin perilaku LGBT serta kecanduan/ketergantungan pada miras dan narkoba bisa disembuhkan,” pungkas Jazuli. (Js/PN)

SHARE
Comment