Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Bisa SP3 Kasus Habib Rizieq

Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Bisa SP3 Kasus Habib Rizieq

SHARE

Publik-News.com – Penyidik Polda Metro Jaya tak dapat memenuhi permintaan Ketua Umum Presidium Alumni 212 Ansufri Idrus Sambo yang meminta agar kasus yang menjerat Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dihentikan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, mengatakan ada prosedur yang harus ditempuh jika penyidik
mengeluarkan surat penghentian penyidikan atau (SP3). Menurutnya, penyidikan sebuah kasus bisa di SP3 bisa dihentikan jika kasus yang menjerat Habib Rizieq bukan tindak pidana, kadaluarsa dan lain-lain.

“Ada ketentuannya, bukan merupakan tindak pidana, kadarluwarsa, tidak intervensi dari orang, tidak perintah, tidak ada,” ujar Argo, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (26/5/2017).

Lebih lanjut Argo menjelaskan kasus Habib Rizieq bisa dihentikan penyidikannya apabila semua kententuan yang ada sudah dibuktikan dipengadilan bahwa kasus tersebut bukan merupakan tindak pidana, sudah Kadaluarsa, bebas dari intervensi.

“Tetap nanti misalnya itu kita buktikan di pengadilan,” jelas Argo

Sebelumnya, Ketua Umum Presidium Alumni 212 Ansufri Idrus Sambo pihaknya meminta kepolisian untuk mengeluarkan SP3 terhadap Habib Rizieq. Selain habib Rizieq, dia juga meminta polisi mengeluarkan SP3 terhadap kasus yang menjerat Ustad Bachtiar Nasir dan Munarman. (TK)

SHARE
Comment