Polisi Bantah Pemeriksaan Sandiaga Uno Soal Kasus 2012 Lalu Bermotif Politik

Polisi Bantah Pemeriksaan Sandiaga Uno Soal Kasus 2012 Lalu Bermotif Politik

SHARE

Publik-News.com – Wakil Polda Metro Jaya Brigjen Pol Suntana menepis dugaan adanya unsur politik dalam pemanggilan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Sandiaga Salahuddin Uno.

“Kita tidak mengarah kesana, tidak ada tindakan polisi dimanapun memanggil seseorang dalam terindikasi tekanan politik,” ujar Suntana, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (21/3/2017).

Suntana menegaskan bahwa polisi selalu bersikap profesional dalam menangani kasus. Dalam proses penyelidikan sebuah kasus, kata dia, tidak ada tekan politik sebagai bentuk intervensi kepada penyidik.

“Ada laporan yang diterima kita terkait suatu kasus yang terjadi masyarakat yang merasa jadi korban dalam kasus tersebut meminta untuk memperosesnya,” jelas dia.

Sebelumnya, Tim Hukum Anies-Sandi menyebut bahwa pemanggilan Sandiaga dalam kasus penjualan sebidang tanah yang terletak di Jl. Curug Eaya KM 3,5 Curug Tangerang berdasarkan SHM No.258/Kadu seluas 3.115 M2 atas nama Djoni Hidayat itu.

“Artinya dapat kita tangkap dari surat ini adalah korban Djoni Hidayat merasa digelapkan atas obyek tanah yang berada di Tangerang. Untuk itu dia sudah lapor ke Polda pada tanggal 8 Maret 2017. Pada tanggal 9 Maret 2017, artinya keesokan harinya, keluar surat perintah penyelidikan untuk mengusut perkara itu,” kata tim advokasi, Yupen Hadi dalam keterangan persnya. (TK)

SHARE
Comment