Polisi Belum Berhasil Ungkap Motif Pelaku Penyerangan SD di NTT

Polisi Belum Berhasil Ungkap Motif Pelaku Penyerangan SD di NTT

SHARE

Publik-News.com – Pelaku penyerangan terhadap tujuh anak siswa SD Sabu, NTT pekan lalu, Irwansyah sudah meninggal dunia setelah diamuk massa. Irwansyah ternyata bukan warga NTT.

Dia sebagai salah satu warga pendatang ke Kabupaten Sabu Raijua, NTT. Polisi berhasil mengidetifikasi bahwa Irwansyah merupakan pria kelahiran Bekasi yang tinggal di Depok.

“Kami dapat informasi bahwa sebelum ke NTT, pelaku sempat bekerja di salah satu asuransi yang bernama Asuransi Takaful di Mampang, Jakarta Selatan,” kata Kapolda NTT Brigjen Pol E. Widyo Sunaryo kepada wartawan di Kupang, Senin (19/12/2016) seperti dikutip dari Antara.

Namun demian, polisi belum mengetahui motif penyerangan Irwansyah kepada bocah SD tersebut. Penyebabnya, Irwansyah sudah meninggal dunia. Irwansyah adalah pelaku tunggal dalam kasus penyerangan di NTT itu.

“Tetapi kita terus mengumpulkan keterangan dari para saksi yang berada di Sabu Raijua dan juga terus menghubungi keluarga pelaku dengan harapan secepatnya bisa mendapatkan atau menyimpulkan motif dari penyerangan tersebut,” ujar Widyo.

Sampai saat ini polisi baru bisa mengungkapkan identitas pelaku yang diketahui bernama Irwansyah, kelahiran Bekasi 28 Mei 1984, dan merupakan warga Kampung Tedurena, RT. 04/RW. 02, Kelurahan Harjamjukti, Kecamatan Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Selasa pekan lalu, Irwansyah menyerang tujuh Siswa SDN I Seba dengan pisau sehingga tujuh orang dilarikan ke Puskesmas Sabu Raijua. Irwansyah kemudian ditangkap dan dimasukan ke sel tahanan Polsek Sabu, namun massa terus memburunya dan kemudian masuk sel untuk menghabisi Irwansyah. Ketujuh murid SD yang diserang sudah bisa kembali ke rumahnya setelah dirawat intensif di Puskesmas.

SHARE
Comment