Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Hary Tanoe Setelah Lebaran

Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Hary Tanoe Setelah Lebaran

SHARE

Publik-News.com – Polri secara resmi telah menetapkan bos MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) sebagai tersangka dalam kasus dugaan SMS berisi ancaman kepada Jaksa di Kejaksaan Agung, Yulianto. HT akan diperiksa sebagai tersangka usai lebaran.

“Habis Lebaran, awal Juli ini. Sudah ada rencana (diperiksa),” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto, Jumat (23/6/2017).

Rikwanto mengatakan, Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) penetapan tersangka Hary dikeluarkan pada Rabu (21/6/2010 lalu. Sebelumnya status tersangka HT pertama kali diungkap oleh Jaksa Agung HM Prasetyo. Jampidum Kejagung Noor Rachmad juga menyebut, dari SPDP yang diterima pihaknya, status tersangka HT sudah sejak 15 Juni 2017.

Kasus ini berawal dari Yulianto mendapatkan sebuah pesan singkat dari orang tak dikenal berisi : “Mas Yulianto, kita buktikan siapa yang salah dan siapa yang benar. Siapa yang profesional dan siapa yang preman. Anda harus ingat kekuasaan itu tidak akan langgeng. Saya masuk ke politik antara lain salah satu penyebabnya mau memberantas oknum-oknum penegak hukum yang semena-mena, yang transaksional yang suka abuse of power. Catat kata-kata saya di sini, saya pasti jadi pimpinan negeri ini. Di situlah saatnya Indonesia dibersihkan”SMS itu diterima Yulianto pada 5 Januari 2016 sekitar pukul 16:30 WIB.

Tak hanya itu, beberapa waktu kemudian Yulianto mendapat pesan singkat dengan tulisan yang sama namun ditambah dengan kata “Kasihan rakyat yang miskin makin banyak, sementara negara lain berkembang dan semakin maju”.

Usai mendapatkan pesan tersebut, Yulianto melakukan pengecekan dan meyakini pesan itu dikirim oleh Hary Tanoesoedibjo dan kemudian dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan melanggar Pasal 29 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

SHARE
Comment