Politisi NasDem Bela Novanto dan Minta Ketua KPK Mudur

Politisi NasDem Bela Novanto dan Minta Ketua KPK Mudur

SHARE

Publik-News.com – Bukannya membela Komisi Pemberantasan Korupsi dalam mengungkap kasus dugaan korupsi kasus e-KTP, politisi Fraksi Partai NasDem, Taufiqulhadi malah membela Ketua DPR Setya Novanto.

Bahkan Taufiqulhadi yang menjadi Wakil Ketua Pansus Angket KPK ini meminta Agus Raharjo mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua KPK. Hal ini dia sebutkan seiring dengan adanya penetapan Setnov — panggilan akrab Setya Novanto, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara sekitar 2,3 triliun lebih itu.

“Pak Agus Rahardjo terlibat dalam kasus e-KTP,” kata Taufiqulhadi kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/7/2017).

Menurut dia, pimpinan KPK harus benar-benar bersih dari kasus dugaan korupsi, apalagi kasus yang sedang ditangani oleh institusi KPK sendiri khususnya e-KTP. Sebab dalam beberapa kesempatan nama Agus Rahardjo disebut-sebut terlibat dalam kasus e-KTP tersebut.

“Jadi saya minta agar Pak Agus mundur dari jabatanya,” ungkapnya.

Taufiq membantah jika Pansus Angket ini untuk membela penetapan penetapan tersangka Setya Novanto oleh KPK. ” Tidak benar, tidak sama sekali kaitannya dengan status Pak Novanto,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Raharjo di Jakarta, Senin (17/7),mengatakan KPK menemukan bukti awal yang cukup untuk menetapkan Setnov sebagai tersangka.

Penyelidikan KPK menemukan bukti bahwa peran Setnov dalam korupsi KTP-E telah dimulai sejak perencanaan dengan menyalahgunakan kedudukannya sebagai anggota DPR RI Fraksi Golkar 2009-2014 yang mengakibatkan kerugian negara sedikitnya Rp2,3 triliun dari nilai paket pengadaan KTP-E Kemendagri yang bernilai sekitar Rp5,9 triliun. (PN)

Comment