Home Hukum Polri Mulai Bekerja Antisipasi Penyebar Hoaks seperti kolompok Saracen dan MCA Terkait...

Polri Mulai Bekerja Antisipasi Penyebar Hoaks seperti kolompok Saracen dan MCA Terkait Pilpres

87

Publik-News.com – Polri langsung bergerak mengantisipasi penyebaran ujaran kebencian dan berita bohong alias hoaks, seperti yang pernah dilakukan kolompok Saracen dan MCA, dalam Pimilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Mohammad Iqbal mengimbau seluru rakyat Indonesia menggunakan media sosial (medsos) secara bijaksana. Pesta demokrasi nasional lima tahunan yang diikuti 2 pasang capres-cawapres jangan sampai dinodai dengan berita hoks.

“Pasti kita sudah siapa pun kita identifikasi, kita akan awasi. Tidak pernah kita lepas. Kami mengimbau bahwa jauhi hal-hal yang dapat memecah belah bangsa ini walaupun hanya lewat kalimat sepotong. Ya katakanlah di-share, di-upload di media sosial itu dapat memecah belah. Artinya Polri mau semua pihak berkomitmen untuk menjaga keutuhan NKRI,” ujar Iqbal, kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (10/8/2018).

Menurut Iqbal, Polri akan menindak tegas siapun yang melakukan ujaran kebencian dan penyebar berita bohong. Menurut dia, sudah ada contoh penyebar ujaran kebencian dan berita hoks yang sudah diproses secara hukum. Maka itu, Polri, kata dia, mengajak semua elemen anak bangsa, terutama pendukung capres-cawapres, tidak main-main dengan berita hoaks.

“Polri tetap konsisten dan tegas dalam melaksanakan upaya penegakan hukum pada siapa pun. Jangan main-main untuk memecah belah bangsa ini dengan menebar ujaran kebencian hoax dan lain-lain demi memenangkan salah satu pasangan calon,” tegas Iqbal. (PN)

Comment