PPP Kubu Djan Kaget MA Kabukan Gugatan Romi

PPP Kubu Djan Kaget MA Kabukan Gugatan Romi

SHARE

Publik-News.com – PPP kubu Djan Faridz mengaku kaget  Mahkamah Agung (MA) mengabulkan gugatan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan kubu Romahurmuziy. Putusan ini kemudian merujuk pada aturan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang 2011 tentang Partai Politik.

“Ini sangat mengagetkan. Karena UU parpol sudah jelas hanya sampai dengan kasasi. Tapi ternyata bisa PK (peninjauan kembali). Jangan-jangan bisa banding juga ke pengadilan tinggi. Walaupun di UU tersebut tidak ada ke pengadilan tinggi dan PK,” ujar Sekjen PPP kubu Djan Faridz, Dimyati Natakusumah , Sabtu (17/6/2017).

“Padahal dalam pasal 33 ayat 2 UU Parpol sudah jelas tertulis hanya dapat diajukan kasasi dan waktunya juga sudah ditentukan. Tujuannya biar cepat dan inkrah,” lanjutnya.

Meski begitu, ia berharap meski pengadilan sudah memenangkan Romi, kedua belah pihak harus islah baik PPP kubu Romi maupun PPP kubu Djan.

“PPP harus bersatu padu. Saya berharap terjadinya islah. PPP jangan pecah. Ada win-win solution lah, jangan win-lose. Islah ya harus melepaskan keegoan. Melepaskan kepentingan pribadi. Ini kan PPP pecah sudah sampai ke ranting desa dan kecamatan,” ujar Dimyati.

Sebelumnya, MA mengabulkan gugutan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan kubu Romi. Putusan ini kemudian mengakui PPP yang sah adalah kepemimpinan Romi melalui putusan PK No.79 PK/Pdt.Sus-Parpol/2016.
“Dengan adanya putusan PK ini, seluruh dualisme kepemimpinan PPP berakhir sudah. Pak Djan tidak berhak lagi menggunakan atribut Ketua Umum PPP dalam bentuk apapun, tidak berhak lagi menggunakan kantor DPP PPP di Jalan Diponegoro 60, dan tidak lagi bisa menggugat keabsahan kepemimpinan PPP atas nama DPP yang diklaimnya selama ini,” kata Romi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/6/2017). (Fq)

 

SHARE
Comment