Prediksi Kehancuran PDI-Perjuangan

Prediksi Kehancuran PDI-Perjuangan

SHARE

Publik-News.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diprediksi akan mengalami keruntuhan jika tidak segera berbenah diri. Sebuah pengulangan sejarah yang sungguh tidak lucu

Alkisah pada tahun 2002, Pilgub Jakarta terakhir di DPRD yang didominasi PPDIP, Megawati Soekarnoputri sang ketum sekaligus Presiden mengangkat kembali Sutiyoso. Sebuah mimpi buruk wong cilik

Dahsyat dlm pemilu berikutnya. Vonis rakyat merontokan PDIP dan Megawati sekaligus. Tak sampai di situ, pada tahun 2004 Pileg DKI dimenangkan Partai Keadilan Sejahtera. Sementara Pileg nasional dimenangkan Partai Golkar dan Pilpres dimenangkan SBY.

“Pileg rontok lebih 15 persen,” ujar Ketua Presidium Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem) Andrianto, Sabtu (15/10/2016).

Andrianto juga mengingantkan bahwa PDIP dan Megawati kembaili mencalonkan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta yang akan berlangsung pada 2017 mendatang. Dukungan PDIP dan tiga partai lainnya seperti Golkar, NasDem, dan Hanura belum bisa dipastikan akan memenangkan Ahok-Djarot.

“Namun ini sebuah tamparan buat wong cilik, Sutiyoso dan Ahok adalah sejoli.(Ahok pernah jadi staf khusus Sutiyoso). akankah karena ini Ahok menjadi the New Sutiyoso,” pungkasnya.

“Haqul yakin wong cilik tentu tdk akan lupakan dua sejoli ini. Ingat rontok PPDIP 15 persen itu sama dengan perolehan Golkar di Pileg kemarin. Artinya hukuman wong cilik itu melumat sebuah parpol besar sekelas Golkar. Sungguh dahsyat bila wong cilik berkehendak “Vox populi vox dei”. Next tunggu 2019,” tutupnya.
(Taufik)

SHARE
Comment