Presiden Disarankan bertemu SBY, Demokrat: Ada Pihak Yang Ingin Merusak Hubungan Kedua...

Presiden Disarankan bertemu SBY, Demokrat: Ada Pihak Yang Ingin Merusak Hubungan Kedua Tokoh Tersebut

SHARE

Publik-news.com-Desakan agar Presiden Jokowi Widodo bisa bertemu dengan Presiden keenam, Susilo Bambang Yudhoyono dinilai sebagai langkah politik bagus bagi presiden. Mengingat, kedua tokoh tersebut sampai sampai ini belum pernah bertemu secara langsung semenjak muncul kasus penistaan agama

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Benny Kabur Harman, mengaku pertemuan kedua tokoh tersebut penting untuk membicarakan situasi kebangsaan saat ini. Menurutnya, SBY mempunyai pengalaman dalam memimpin negara ini selama sepuluh tahun, jadi bisa saling meminta saran dan pedapat

“Saya rasa ide itu sangat bagus ya, untuk keduanya bisa saling klarifikasi. Iya kan,” kata Benny di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin, 21 November 2016.

Pertemuan ini nantinya diharapkan bisa menepis isu politik yang kurang sehat terhadap SBY. “Tidak mudah dipercaya tapi harus dicek and ricek. Menimbang untung ruginya. Benar-benar mendengar aspirasi rakyat dan juga menegakkan aturan hukum. Itu saja sih,” ujar dia.

Namun, Wakil Ketua Komisi III DPR itu meminta jangan sampai ada pihak yang ingin merusak hubungan kedua tokoh ini. Selama ini SBY selalu bersikap koperatif terhadap pemerintah

“Saya melihat ada pihak-pihak tertentu, pihak ketiga yang ingin membenturkan Pak Jokowi dan Pak SBY. Dan ini tentu tidak kondusif untuk pembangunan demokrasi,” kata Benny.

Seperti diketahui, sampai saat ini Presiden Jokowi belum melakukan pertemuan dengan SBY. Safari politik yang dilakukan Presiden hanya bertemu dengan Prabowo subianto. Sedangkan SBY bertemu dengan Menkopolhukam Wiranto dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. (faruq)

SHARE
Comment