Presiden Jokowi Tak Berdaya Turunkan Harga Cabai

Presiden Jokowi Tak Berdaya Turunkan Harga Cabai

SHARE

Publik-News.com – Presiden Joko Widodo belum juga memerintahkan anak buahnya untuk menurunkan harga cabe yang cukup melambung tinggi akhir-akhir ini. Padahal, harga cabai ini membuat masyarakat resah.

Di beberapa daerah, harga cabai ini menembus di angka 150 ribu per kg, lebih tinggi dari harga daging. Keadaan ini disayangkan Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Abdullah Mansuri. Kata Mansuri, pemerintah, dalam hal ini kementerian perdagangan dan kementerian pertanian, terlalu menganggap remeh persoalan cabai.

“Saya sangat menyayangkan Kemendag dan kementan mengaggap remeh persoalan cabai. Padahal di daerah, cabai rawit adalah penyumbang inflasi tertinggi,”ujar Mansuri di Jakarta, Kamis (9/2/2017).

IKAPPI menilai, Kementan dan Kemendag harus bangun dari tidurnya. Selama ini, Kementan mengklaim produksi cukup, maka pemerintah bisa memfasilitasi petani cabai untuk mendistribusikan langsung ke pasar.

“Kementan nyatakan produksi cukup. Maka kami minta kementan mempertanggungjawabkannya dengan membuka data produksi dan bekerjasama dengan kemendag untuk mendistribusikan langsung ke pasar-pasar,” jelas dia.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita menyalahkan faktor cuaca sebagai penyebab kenaikan harga cabai.

SHARE