Home Hukum Pesimis Mendapatkan Keadilan, ACTA Cabut Gugutan Terkait Ahok di PTUN

Pesimis Mendapatkan Keadilan, ACTA Cabut Gugutan Terkait Ahok di PTUN

Publik-News.com – Wakil Ketua ACTA Herdiansyah mengaku pihaknya saat ini sudah mencabut gugatannya di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait pengaktifan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Gebernur DKI

“Kami tegaskan bahwa sejak 16 Februari 2017 ACTA telah mencabut gugatan PTUN kepada pemerintah soal pemberhentian sementara Ahok yang telah menjadi Terdakwa,” ujar Herdiansyah, Kamis (23/2/2017).

Ia menjelaskan, dicabutnya gugatan ini dikarenakan penegakan hukum saat ini dirasa kurang mencerminkan rasa keadilan. Ia mengaku pesimis untuk mendapatkan keadilan jika gugatannya tetap dilanjutkan. Belum lagi, kata dia, proses sidangnya memerlukan waktu yang cukup lama.

“Jika kami menang di PTUN pemerintah pasti banding ke Pengadilan Tinggi TUN lalu kasasi dan PK yang bisa memakan waktu bertahun-tahun. Bahkan bisa jadi perkara ini baru benar-benar inkracht lebih 5 tahun mendatang yang artinya sudah selesai periode jabatan gubernur 2017 – 2022,” ujarnya.

Ia melanjutkan, saat ini semua urusan penundaan pemberhentian sementara Ahok diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah termasuk konsekwensi politik dan resiko hukum ketatanegaraannya

“Harus digarisbawahi jika ada atau tidak gugatan ACTA dan Fatwa MA, Ahok tetap harus dberhentikan sementara karena aturannya sudah sangat jelas,” ujar Herdiansyah.

“Kami ingatkan pemerintah untuk tidak menganggap remeh kasus tuntutan pemberhentian Ahok ini. Mereka harus belajar dari kasus di negara-negara lain dimana krisis politik bisa berawal dari pelanggaran hukum yang terang benderang,” tuntasnya.(Fq)

 

Comment