Puluhan Ribu Netizen Doakan dan Dukung Buni Yani

Puluhan Ribu Netizen Doakan dan Dukung Buni Yani

SHARE

Publik-News.com – Dukungan kepada Buni Yani terus mengalir setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik, penghasutan dan SARA oleh penyidik Polda Metro Jaya. Buni Yani sempat menulis status di akun facebooknya “Bismillah. Minta dukungan kawan2 dan semua umat Islam. Saya ditangkap, tak bisa pulang ditahan di Reskrimsus Polda Metro Jaya,”

Tulisan Buni Yani ini kemudian membuat nitizen kaget. Juga mengundang ribuan komentar dan dibagikan. Hingga berita ini diturunkan, postingan Buni Yani tersebut sudah 18.942 kali dibagikan dan dikomentari.

Akun @Firman Kelana menyebut “Penetapan tersangka atas pak buni oleh pihak kepolisian justru hanya akan menambah daftar panjang ketidakpercayaan rakyat atas ketidakpastian dan ketidakjelasan hukum yg mencederai rasa keadilan dan kebenaran, klo sdh tak dipercaya publik/rakyat mk gejolak sosial dan politik ibarat bom waktu yg siap meledak menjungkalkan rezim tiran pro kapital asing”

Sementara @Harry Luciano berucap “Mohon dukungan do’a dari muslimin utk saudara kita ini. lakukan shalat hajat 2 rakaat. lalu selesai salam terakhir kembali sujud (di luar shalat) dan baca (Yaa Mudzillu = Wahai Dzat Yg Maha Menghinakan) minimal 41x atau sebanyak2nya sambil memohon Allah agar menghinakan musuh2 Islam yang membuat seluruh kerusuhan ini. Ingat bahwa “Ad- Du’a silahul mukminin” Do’a itu adalah senjatanya orang2 beriman. Semoga cepat di berikan Keputusan Allah atas apa yg menimpa kita. Aamiin

@Helmi Felis, “Insya Allah kheir… Jangan takut sahabat, Allah bersama orang-orang teraniaya.!!! Kita diluar akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu baik doa, gerakan, tulisan, ucapan”

“Semoga dapat bersabar, sehingga pahala dan bantuan dapat segera turun. Ikhlaskan semua Buni Yani . Jangan redup apalagi putus asa.!!!”

Dan @Fahmi Bahreisy berkata “Semoga dengan ini Allah meninggikan derajat Buni Yani di sisi-Nya. Doa orang yang terzalimi tak akan tertolak,”. (Taufik)

Comment