Home Regional Puluhan Ulama Kembali Ingatkan Warga Jakarta Pilih Pemimpin Muslim

Puluhan Ulama Kembali Ingatkan Warga Jakarta Pilih Pemimpin Muslim

Publik-News.com – Puluhan Ulama kembali mengingatkan kepada warga DKI agar tidak menyia-nyiakan waktu untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) mencoblos cagub-cawagub yang beragama Islam pada putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung 19 April 2017 mendatang.

Para ulama ini tergabung dalam Forum Ulama dan Habaib (FUHAB). Pasangan cagub-cawagub DKI yang akan berlaga pada pesta demokrasi lima tahunan di Ibu Kota ini adalah Basuki Tjahja Purnama alias Ahok – Djarot Syaiful Hidayat dan Anias Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno.

Kendati menghimbau agar warga DKI memilih pemimpin yang seagama, Ketua FUHAB) DKI Jakarta, KH. Syukron Makmun, meminta agar masyarakat menjaga dan tetap mengukuhkan toleransi antar umat beragama. Jangan sampai Pilkada DKI dicederai dengan aksi-aksi premanisme dan intoleran.

“Menghadapi Pilkada ini kita bersama-sama untuk menghormati hak dan kewajiban setiap umat beragama,” kata Syukron di Restoran Aljazeerah, di kawasan Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (23/2/2017).

Menurutnya, semua warga DKI harus seling menghormati satu sama lain. Tidak masalah juga jika warga non muslim memimilih pemimpinnya berdasarkan agama dan keyakinanya. Sebab, setiap orang diberikan kebebasan untuk memilih dan dipilih sesuai dengan ajaran agamanya.

“Artinya toleransi antar umat beragama. Bahwa umat beragama mempunyai hak dan kewajiban secara agamanya, oleh itu mari kita saling hormat menghormati,” pungkasnya.

Sebagai ulama, Syukron wajib mengingatkan dan mengajak umat Islam memilih pemimpinnya sesuai dengan ajaran agama Islam. Dengan kata lain, FUHAB dalam hal ini mengingatkan bahwa umat Muslim wajib memilih pemimpin yang beriman kepada Allah SWT dan haram bagi umat yang beriman kepada Allah untuk memilih pemimpin selain orang mukmin. (ZF)

Comment