Rektor UMJ: Seharusnya Kasus Setya Novanto Segera Dihentikan

Rektor UMJ: Seharusnya Kasus Setya Novanto Segera Dihentikan

SHARE

Publik-News.com – Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Syaiful Bakhri menilai KPK sudah seharusnya mengehentikan kasus e-KTP yang melibatkan Ketua DPR, Setya Novanto. Novanto diketahui sudah ditetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

Menurutnya, dalam vonis hakim terhadap terpidana e-KTP Irman dan Sugiharto, nama Novanto tidak disebut menerima aliran dana proyek e-KTP.

“Putusan pengadilan Tipikor terhadap pelaku dengan tidak mengkaitkan tersangka lain adalah jalan benar dengan keyakinan majelis hakim. Maka mestinya demi keadilan atas Ketuhanan Yang Maha Esa, KPK mesti berani menyatakan kasus ini ditutup, selesai,” tandas Syaiful saat dihubungi wartawan, Kamis (27/07/2017).

Maka itu, kata dia, pasal 2 ayat (1) atas pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP yang didakwakan KPK terhadap Novanto tidak bisa dibuktikan.

Ia mengusulkan agar pimpinan KPK segera mundur karena lalai menetapkan seseorang menjadi tersangka.

“Bila tidak alasan dalam KUHAP maupun UU Tipikor, maka komisioner harus menyatakan untuk mengundurkan diri,” tegasnya.

Sebelumnya, dalam vonis hakim terhadap Irman dan Sugiharto, majelis hakim hanya menyebut  3 nama yakni Ade Komarudin, Markus Nari dan Miryam yang terlibat dalam kasus tersebut. (Fq)

SHARE
Comment