Relawan Joman Minta Jokowi Tak Pilih Gatot Jadi Cawapres 2019, Ini Alasannya

Relawan Joman Minta Jokowi Tak Pilih Gatot Jadi Cawapres 2019, Ini Alasannya

SHARE

Publik-News.com – Relawan Joko Widodo, Jokowi-Mania (Joman) meminta Joko Widodo tidak memilih mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo sebagai cawapresnya pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang akan datang.

Ketua Umum Relawan Joman, Imannuel Abenezer mengatakan Gatot bukan tipologi sosok pekerja yang dapat membantu Jokowi jika kelak terpilih kembali menjadi Presiden 2019, melainkan ia lebih mengedepankan sikap dan nuansa politiknya kepada publik.

“Gatot ini kemarin itu nuansa politiknya lebih tinggi. Kita enggak suka orang yang duduk dekat dengan Presiden tapi main politik, itu bahaya. gitu loh. Kita enggak mau siapapun pemimpinnya main politik juga. kita sudah jenuh,” ujar dia ketika ditanya sosok yang layak mendampingi Jokowi sebagai Cawapres 2019.

Hal tersebut dikatakan Noel — panggilan akrab Imannuel Abenezer, usai menjadi pembicara diskusi bertajuk “Wakil Presiden Pilihan Rakyat” di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (1/3/2018).

Namun ketika ditanya soal indikasi Gatot berpolitik saat menjadi Panglima TNI, Noel tidak menjawab. Dia bahkan menyuruh wartawan yang bertanya untuk menjawab indikasi Gatot berpolitik.

“Itu dalam kecamatan kita ya (Gatot berpolitik). Indikasinya apa? Tanya wartawan.

“Masnya yang bisa jawab, bukan kita. Masnya yang jawab deh, mas nya tau pak Gatot, ya sudah,” tukas dia.

Terkit kriteria Capres pendamping Jokowi, Relawan Joman, kata Noel, mengajukan sosok Cawapres yang pekerja keras. Ada tiga nama Cawapres Jokowi yang dianggap layak. Ketiga nama itu adalah Ketua Umum PKB Muahimin Iskandar, Mantan Panglima TNI Moeldoko, dan Rizal Ramli.

“Pendamping Jokowi boleh berlatar belakang mileter, Ekonom, dan Partai Politik. Tapi, Pendamping Presiden itu orang yang bekerja bukan main dengan politik,” katanya. (PN)

SHARE
Comment