Rini Soemarno Tak Diganti, DPR Harus Cabut Rekomendasi Pansus Pelindo II

Rini Soemarno Tak Diganti, DPR Harus Cabut Rekomendasi Pansus Pelindo II

SHARE
JKW Rini

Publik-News.com – Presiden Jokowi masih mempertahankan Rini Soemarno sebagai Menteri BUMN. Keputusan Jokowi ini diluar prediksi banyak pihak. Sebab, hubungan Rini dengan Jokowi pernah dianggap tidak harmonis dan menyebabkan sebagian kader PDI-Perjuangan mendesak Jokowi menggantikan Rini.

Namun, desakan sebagian kader PDI-Perjuangan itu ternyata tak dihiraukan oleh Jokowi sebagai pemegang hak proregatif. Begitu juga Panitia khusus (pansus) Pelindo II DPR pernah merekomendasikan terkait pencopotan Menteri BUMN Rini Soemarno kepada Jokowi. Entah apa pertimbangan Jokowi tetap mempertahankan Rini sebagai orang nomor satu di Kementerian BUMN tersebut.

Tak digantinya Rini pada reshuffle kabinet kerja jilid II itu membuat anggota Komisi VI Idris Laena gerah. Dia kemudian meminta meminta kepada Dewan supaya mencabut rekomendasi pansus Pelindo II pencopotan Menteri BUMN Rini Soemarno yang yang pernah diajukan ke Jokowi tersebut.

“Rekomendasi pansus Pelindo saat itu tanggal 12 Desember 2015 ada tujuh rekomendasi, salah satunya meminta agar presiden dengan hak prerogratifnya mengganti Menteri BUMN,” kata Idris Laena di Jakarta, Jumat (29/7/2016).

“Konsekuensi dari itu, Komisi VI tidak boleh lagi melakukan rapat-rapat dengan Menteri BUMN,” ujar anggota Fraksi Golkar ini.

Menurut dia, hasil rekomendasi pansus Pelindo sudah tidak sesuai lagi padahal tugas anggota dewan melakukan pengawasan terhadap kinerja pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN. Sebab, jika tidak diawasi akan lebih berbahaya.

“Jadi buat keputusan untuk mencabut hasil rekomendasi pansus lalu kasih ke rapat paripurna dan disahkan untuk dicabut. Setelah itu, pimpinan DPR tindaklanjuti kirim surat ke presiden,” katanya.

 

(Hurri Rauf)

Comment