Rizal Ramli Minta PDIP Jangan Terlalu Pede Usulkan Presidential Threshold 20%

Rizal Ramli Minta PDIP Jangan Terlalu Pede Usulkan Presidential Threshold 20%

SHARE

Publik-News.com – PDIP berskukuh mengusulkan presidential threshold menjadi 20 atau 25 persen. Mantan Menteri Koordinator Bidang Maritim Rizal Ramli meminta PDIP tidak terlalu percaya diri dan bisa mengambil pelajaran pada tahun 2009.

Menurut Rizal, saat itu Taufiq Kiemas menginginkan presidential threshold menjadi 30 persen. Hal ini dikarenakan PDIP kala itu terlalu percaya diri mencalonkan presiden tunggal tanpa harus berkoalisi.

“Menjelang Pemilu 2009, Bang Taufik Kiemas almarhum ngotot agar Threshold Presiden 30 persen agar hanya PDIP yang bisa Nyapres. Teman-teman PDIP yakin bisa menang 35 persen tahun 2009,” kata Rizal, Senin (17/7/2017).

Kemudian, Rizal bersama Abdur Rochim melobi Taufiq Kiemas agar usulannya itu diturunkan menjadi 20 persen. Karena Rizal dan Abdur Rochim memperkirakan PDIP hanya akan mendapat suara 18 persen.

Pada akhirnya, usulan Rizal ini diterima. Ketika melihat hasil di lapangan memang benar PDIP hanya mendapat suara 16 persen. Sehingga, PDIP melakukan koalisi dengan partai Gerindra dengan menjadikan Prabowo Subianto sebagai Cawapres.

“Akhirnya, Bang TK setuju president threshold hanya 20 persen. PDIP ternyata kemudian hanya dapat 16 persen, tidak bisa nyapres sendiri. Harus berpasangan dengan Gerindra,” ujarnya.

Dengan adanya pembelajaran masa lalu itu, Rizal kembali berpesan agar PDIP tidak terlalu percaya diri (‘pede’) atau over-confidence.

“Lesson learned: jangan terlalu over-confidence,” tutupnya. (Fq)

 

 

 

SHARE
Comment