Secuil Obrolan Duta Besar Azerbaijan untuk Indonesia dengan Wartawan

Secuil Obrolan Duta Besar Azerbaijan untuk Indonesia dengan Wartawan

SHARE

Publik-News.com – Duta Besar Azerbaijan untuk Indonesia, Tamerlan Garayev menggelar acara buka puasa bersama degan belasan jurnalis di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (15/6/2017). Acara ini diinisiasi oleh Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII).

Tamerlan mememberikan sambutan untuk memperkenalkan banyak hal tentang negara. Misalnya, soal kerukunan umat beragama dan jumlah penduduknya yang dihuni mayoritas umat Islam. Menurutnya, negara yang memiliki luas wilayah 86.600 kilometer persegi, dan bertetangga dengan Iran, Armenia, Georgia, dan Rusia, ini merupakan negara sekuler.

“Mayoritas penduduknya muslim, tapi ini negara sekuler,” ujar Tamerlan saat sesi tanya dengan wartawan.

Dalam kesempatan itu, Tamerlan mengapresiasi Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Tamerlan pun mengatakan bahwa hubungan diplomatik dengan Indonesia merupakan mitra penting bagi Azerbaijan. Azerbaijan mulai membuka hubungan diplomatik dengan Indonesia pada tahun 1992, setahun setelah negeri itu merdeka.

“Hubungan diplomatik Azerbaijan dimulai pada tahun 1992. Dan Indonesia merupakan mitra strategis bagi kami, dua negara ini sangat mempunyai potensi yang besar untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang,” kata Tamerlan.

Tamerlan pun mempaparkan terkait konflik negaranya dengan Armenia. Menurutnya, apa yang dilakukan Armenia dengan menginvasi Azerbaijan adalah kejahatan.

“Kami berkomunikasi dengan beberapa negara dengan beberapa pertemuan, Azerbaijan menginginkan stop invasi dari Armenia,” tegasnya.

Tak hanya dihadiri oleh Duta Besar Azerbaijan untuk Indonesia, buka puasa bersama tersebut juga dihadiri oleh sekertaris 1 bagian politik dan ekonomi, Rusian Nasibov dan bendahara kedutaan Azerbaijan, Nihab. (PN)

SHARE