Sederet Nama Yang Bakal Disodorkan PDIP Jadi Pengganti Azwar Anas di Pilgub...

Sederet Nama Yang Bakal Disodorkan PDIP Jadi Pengganti Azwar Anas di Pilgub Jatim

SHARE

Publik-News.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) belum menemukan sosok Bakal Calon Gubernur Jawa Timur, pengganti Abdullah Azwar Anas. Namun demikian, Ketua Umum DPP PDIP terus bergerak, melakukan konsolidasi dengan sejumlah tokoh, sebagai upaya mencari sosok yang bakal mendampingi Syaifullah Yusuf (Gus Ipul).

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Menurut dia, Megawati Soekarnoputri sudah menggelar pertemuan dengan Gus Ipul. Pertemuan tersebut membicarakan soal pengganti Abdullah Azwar Anas yang mengundurkan diri sebagai calon wakil gubernur pendamping Gus Ipul.

“Setelah tadi malam Ibu Megawati menerima Gus Ipul. Ini biar Gus Ipul bisa tertawa dan membawa harapan bagi masyarakat Jawa Timur, maka Ibu Mega sudah mempertimbangkan berbagai opsi-opsi termasuk juga masukan daripada para kyai,” ujar Hasto di Kantor DPP PDIP, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (9/1/2017).

Ia memastikan, PDIP akan mengikuti perintah dari para kyai di Jawa Timur agar calon kepala daerahnya memiliki pandangan religius dan nasionalis.

“Antara PDIP dgn NU, kemudian NU dengan PDIP yang dipresentsakan melalui Gus Ipul oleh PKB tetap terus berlanjut seperti di Jwwa Tengah. Sehingga, ini merupakan gambaran Indonesia kita. Untuk itu, maka Ibu Mega akan mengambil keputusan pada masa yajg tepat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Hasto mengakui ada beberapa nama yang masuk radar PDIP untuk menggantikan Azwar Anas sebagai calon pendamping Gus Ipul.

“Muncul bebrapa nama seperti Pak Budi Sulistiyono, itu bupati dari Ngawi. Bahkan, kemudian muncul juga nama Pak Ahmad Basarah, sosok muda doktor di bidang Pancasila,” kantanya.

Ia pun mengungkapkan adanya nama-nama lain seperti Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo, meskipun nama tersebut masih dikaji lebih jauh oleh partai.

“Kemudian ada juga Mbak Utari Sekretaris DPD PDIP yang memimpin operasi perempuan di Jatim. Memang nama-nama itu muncul dan digodok. Apakah nanti itu atau nama-nama yang lain, perkembangan yang menentukan. Kami masih punya waktu untuk mengambil keputusan,” tandasnya. (IN/PN)

SHARE
Comment