Selama 2016, Kebijakan Jokowi-JK Kurang Perhatikan Kesejahteraan Rakyat

Selama 2016, Kebijakan Jokowi-JK Kurang Perhatikan Kesejahteraan Rakyat

SHARE

Publik-News.com – Direktur Eksekutif Voxpol Center, ‎Pangi Syarwi Chaniago memberikan penilaian terhadap kinerja pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) selama setahun

Menurutnya, terdapat plus-minus yang menjadi penilaian. Hal ini selalu berkaitan dengan kebijakan pemerintah untuk mengatasi permasalahan di masyarakat.

Pangi melihat kinerja Jokowi-Jk selama setahun ini kurang membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Hal itu bisa dilihat dari semakin naiknya hutang negara kepada negara asing. Hal ini berimbas pada rakyat yang ikut menanggung hutang tersebut

Selain itu, Jokowi-Jk kurang peduli terhadap tenaga kerja lokal. Banyakny tenaga Cina masuk ndonesai menjadi salah satu alasan pemerintah tidak memperhatikan sumber daya manusia dalam negeri. Meski dalam beberapa survei terhadap kebijkan pemerintah naik, tapi itu berbanding balik dengan ada yang di lapangan.

”Tingkat kepuasaan survei harus dibaca dan dicermati oleh presiden dengan melihat fakta dan realitas di lapangan. Rakyat tidak cukup bisa dibahagiakan dengan angka-angka‎,” ujar Pangi Sabtu (31/12/2016).

Namun demikian, Pangi menyebut pemerintah saat ini cukup berhasil dalam mengambil terobosan kebijakan yang belum pernah dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya. Seperti mengalihkan subsidi BBM ke sektor lainnya.

Selain itu, Jokowi-Jk bisa menjadikan negara aman dari serangan teror. Dalam arti, Jokowi-JK bisa menjadikan negara ini stabil dari keamanan dan politik.

”Presiden Jokowi berhasil membangun pemerintahan yang kuat dan didukung banyak partai yang bergabung ke koalisi pemerintah‎,” kata Pangi. (Fq)

 

 

SHARE
Comment