Sering Bicara Blak-Blakan, Ahok Disarankan Tiru Gaya Komunikasi Jokowi

Sering Bicara Blak-Blakan, Ahok Disarankan Tiru Gaya Komunikasi Jokowi

SHARE

Publik-News.com-Gaya komukasi blak-balakan yang diperlihatkan Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dianggap kurang memberikan pengaruh secara politik jika ingin memenangkan Pilkada DKI. Bahkan, elektabilitasnya semakin merosot

Direktur Pusat Studi Sosial Politik (Puspol) Indonesia, Ubedilah Badrun, membandingkan gaya komunikasi Jokowi ketika menjadi calon Gubernur DKI 2012, selalu santun dan tidak kerap melontarkan pernyataan yang kontroversial. Hal ini sangat memberikan pengaruh besar terhadap pemilih untuk memenangkanya dalam Pilkada DKI

Untuk itu,lanjutnya, seharusnya Ahok belajar gaya komunikasi yang diperlihatkan oleh Jokowi.

“Keberhasilan Jokowi 2012 patut dipelajari Ahok karena dengan cara itu dia memenangkan kontenstasi 2012,” kata Ubedilah dalam diskusi bertajuk “Ahok Effect” di Jakarta, Sabtu (19/11/2016).

“Ahok harus sadar apa yang dikatakannya bagian konsumsi publik, pasti jadi dampak. Kalau mau dipilih lagi, dia masih bisa rebound,” kata Ubedilah.

Menurutnya, saat ini era digital, setiap pernyataan apapun yang dikeluarkan pulik bisa mengetahuinya melalui media.

Ahok harus lebih memperhatikan gaya bicara, sebab itu penting agar tidak selalu membuat publik merasa marah atau kecewa. Apalagi karena mengutip surat Al-Maidah ayat 51, Ahok dengan tidak sadar ia telah memperlihatkan gaya komunikasi yang kurang baik

“Ketika Ahok tidak bisa kendalikan kalimatnya dengan baik, akan bergeser tidak hanya elektabilitasnya, tapi bisa persepsi lain yang mengarah ke rasial, etnisitas, dan lain-lain,” katanya. (faruq)

 

 

SHARE
Comment