Home Nasional Setara Institute Anggap Kasus Hukum Ahok Seharusnya Dihentikan

Setara Institute Anggap Kasus Hukum Ahok Seharusnya Dihentikan

Publik-News.com-Kasus yang menimpa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait penistaan agama seharusnya sudah bisa diselesaikan tanpa harus dibawa ke ranah hukum. Karena disadari dari awal, Ahok sudah meminta maaf yang saat itu menjadi Gubernur aktif.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Setara Institute Hendardi dalam keterangan persnya, Selasa, 6 Desember 2016.

Hendardi menyebut , proses hukum itu bisa dihentikan karena mangacu kepada penetapan Presiden Republik Indonesia Nomor 1/PNPS Tahun 1965 Tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama.

Dalam aturan tersebut, lanjutnya, ketika seseorang melakukan penoadaan agama kemudian meminta maaf maka proses hukumnya bisa dihentikan.

“Saya menyatakan bahwa proses pidana atas dugaan penistaan agama atas Basuki semestinya tidak berlanjut atau dihentikan, karena yang bersangkutan telah meminta maaf,” ucap Hendardi

Dalam rujukan aturan tersebut, Ia menunjukkan pasal yang bisa memperjelas proses hukum Ahok bisa dihentikan, yakni Pasal 2 , berbunyi:

(1) Barang siapa melanggar ketentuan tersebut dalam pasal 1 diberi perintah dan peringatan keras untuk menghentikan perbuatannya itu di dalam suatu keputusan bersama Menteri Agama, Menteri/Jaksa Agung dan Menteri Dalam Negeri.

(2) Apabila pelanggaran tersebut dalam ayat (1) dilakukan oleh Organisasi atau sesuatu aliran kepercayaan, maka Presiden Republik Indonesia dapat membubarkan Organisasi itu dan menyatakan Organisasi atau aliran tersebut sebagai Organisasi/ aliran terlarang, satu dan lain setelah Presiden mendapat pertimbangan dari Menteri Agama, Menteri/Jaksa Agung dan Menteri Dalam Negeri.

“Jika mengulangi perbuatannya, baru kemudian dipidana,” ucap Hendardi. (faruq)

Comment