Setya Novanto Dinilai Tak Pantas Bacakan Teks Proklamasi

Setya Novanto Dinilai Tak Pantas Bacakan Teks Proklamasi

SHARE

Publik-News.com – Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus menegaskan pihaknya menolak jika Ketua DPR, Setya Nobanto membacakan teks proklamasi.

Novanto dinilai kurang pantas membacakan teks proklamasi dikarenakan status tersangka yang membelitnya dalam kasus e-KTP.

“Saya kira apapun alasannya, kurang pantas rasanya, Novanto mengemban tugas sebagai pembaca teks proklamasi,” ujar Lucius di Jakarta, Selasa (8/8/2017).

Menurntya, momentum peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus menjadi tidak elok jika nantinya Novanto membacakan teks proklamasi. Sebab, saat itu publik banyak yang menyaksikan.

“Demi bisa mempertahankan nilai kemerdekaan yang dirayakan pada saat itu, lebih bijak bagi Novanto untuk tidak mengambil peran yang justru akan membuat orang tidak fokus,” ujarnya.

“Tak elok rasanya momentum refleksi itu terganggu dengan kehadiran Novanto yang dalam batas tertentu diduga melakukan korupsi, sebuah tindakan yang justru bertentangan dengan semangat berbangsa kita,” tegasnya.(Fq)

 

 

Comment