Siapapun Tak Boleh Larang Aksi Bela Islam 55

Siapapun Tak Boleh Larang Aksi Bela Islam 55

SHARE

Publik-News.com – Presidium alumni 212, Ustadz Ahmad Buchory Muslim menegaskan aksi bela islam 55 atau jumat, (5/5/2017)  hanya untuk memastikan majelis hakim memberikan vonis maksimal terhadap terdakwa penista agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Sementara aksi ini nantinya akan dilakukan setelah salat Jumat berjamaah di Masjid Istiqlal yang dilanjutkan dengan melakukan long march menuju Mahkamah Agung (MA).

“Aksi ini untuk memberi support pada hakim agar tetap independen dan memutuskan (kasus penistaan agama Ahok) dengan seadil-adilnya,” ujar Buchory saat dihubungi, Senin (1/5/2017).

Namun demikian, ia mengaku belum mengetahui apakah surat pemberitahuan aksi ini sudah dilayangkan ke pihak kepolisian. Menurutnya, tugas itu merupakan tugas  DPP Front Pembela Islam (FPI).

“Ingat, aksi simpatik (demonstrasi) ini dilindungi oleh UUD 45 dan UU nomor 9 tahun 1998 UU nomor 12 tahun 2005. Tidak satupun kekuasaan yang boleh melarangnya termasuk kepolisian,” tegas dia.

Dalam pasal itu, kata Buchory, siapapun yang melarang dan membubarkannya dipidana satu tahun penjara. (Fq)

 

SHARE
Comment