Sindir Wapres JK, Adian Napitupulu Disebut Paranoid dan Diingatkan Pengkhianatan PKI

Sindir Wapres JK, Adian Napitupulu Disebut Paranoid dan Diingatkan Pengkhianatan PKI

SHARE

Publik-News.com – Peneliti Politik dari Madjid Politika, Universitas Paramadina, Dede Kurniawan mengatakan, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP) tidak perlu khawatir dan mencurigai semua menteri dan Wapres Jusuf Kalla. Semua Menteri dan Wapres tidak mungkin mengkhianati bangsanya sendiri.

“Adian tidak perlu mencurigai semua orang. Jangan jadi paranoid. Tidak mungkin menteri yang ditunjuk atas dasar kepercayaan oleh Presiden dengan mudah berkhianat. Mereka orang baik baik, pasti berusaha menjaga reputasi dan karirnya. Apalagi seorang Wakil Presiden sekelas JK yang hidupnya sudah komplit. Jangan terlalu jauh berhalusinasi,” ujar Dede melalui siaran persnya kepada wartawan, Rabu (17/5/2017)..

Namun demikian, menurut Ade, kecurigaan Adian yang juga dedengkot PRD kepada menteri dan Wapres JK wajar saja. Menurutnya, mungkin hal itu disebabkan imbas dari kekalahan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok dalam Pemilihan Kepela Daerah (Pilkada) DKI Jakarta

“Pak JK sejauh ini salah satu elite politik yang paling loyal dan jelas pengabdiannya di republik ini. Konsisten dengan kebijakan ekonomi kerakyatan mendorong keadilan ekonomi terutama untuk Wong Cilik dengan fasilitas bunga kredit rendah lewat KUR,” katanya.

Menurut Ade, secara historis Wapres JK menjadi pemeran utama dalam penyelesaian konflik Poso Ambon dan Aceh. Maka dari itu, apa yang membuat Adian ragu dan paranoid terhadap wapres JK. Bahkan, kata dia, pernyataan Adian yang menyinggung Wapres JK sama saja mengecilkan PDIP sebagai partai besar pemenang Pemilu.

“Sebagai pemenang Pemilu, Adian tentu lebih tau kalau PDIP saat ini partai penguasa, dan termasuk mayoritas di parlemen. Artinya bisa mengontrol seluruh instrumen kekuasaan,” tambahnya.

Menurutnya, dengan kapasitas sebagai partai berkuasa, kenapa harus curiga dan takut kepada satu dua orang menteri apalagi menteri yang tidak punya sokongan partai politik. Adian harus hati-hati menggunakan kata pengkhianat dalam konteks pemerintahan. Sebab di negeri ini hanya PKI yang terbukti pernah melakukannya berkali-kali. (RF)

SHARE
Comment