Singgung Demo 212, Gus Mus Sebut Jum’atan di Jalan Raya Bid’ah Sedemikian...

Singgung Demo 212, Gus Mus Sebut Jum’atan di Jalan Raya Bid’ah Sedemikian Besar

SHARE

Publik-News.com – KH Mustofa Bisri atau Gus Mus mengaku sudah mendengar kabar tentang rencana aksi unjuk rasa “Bela Islam” jilid III yang bakal berlangsung 2 Desember 2016 mendatang.

Jutaan umat Islam yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI diperkirakan akan memadati aksi super damai dengan cara shalat jumat berjamaah di jalan protokol Jenderal Sudirman.

“Aku dengar kabar di ibu kota akan ada Jum’atan di jalan raya. Mudah2an tidak benar. Kalau benar, wah dalam sejarah Islam sejak zaman Rasulullah SAW baru kali ini ada BID’AH sedemikian besar. Dunia Islam pasti heran,” tulis Gus Mus melalui akun twitternya @gusmusgusmu, Rabu (23/11/2016).

Gus Mus mempertanyakan dalil kitab suci Al Quran dan hadis Nabi yang memperbolehkan shalat jumat berjamaah di jalan raya, seperti yang bakal digelar umat Islam yang melakukan aksi unjuk rasa terkait penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok itu.

“Kalau benar, apakah dalil Quran dan Hadisnya? Apakah Rasulullah SAW, para sahabat, dan tãbi’iin pernah melakukannya atau membolehkannya?. Kalau benar, apakah salat TAHIYYATAL MASJID diganti salat TAHIYYATAT THÃRIQ atau TAHIYYATASY SYÃRI’?,” tanya Gus Mus.

Gus Mus mengaku tidak memiliki kepentingan politik apa pun atas cuitannya tersebut. Hanya saja kata dia, apa yang dicuitanya tersebut merupakan himbauan kepada umat Islam untuk memikirkan kembali atas rencana aksi unjuk rasa sambari melaksanakan shalat Jumat berjamaah di jalan umum tersebut.

“ini dg pikiran jernih. Setelah itu silakan anda bebas utk melakukan pilihan anda. Aku hanya merasa bertanggungjawab mengasihi saudaraku. In uriidu illal ishlãha mãs tatha’tu wamã taufiiqii illa biLlãhil ‘Aliyyil ‘Azhiim,” tutup Gus Mus. (HR)

Comment