Soal Banjir di Kemang, Fayakhun: Ahok Tidak Perlu Berkecil Hati

Soal Banjir di Kemang, Fayakhun: Ahok Tidak Perlu Berkecil Hati

SHARE

Publik-News.com – Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Fayakhun Andriadi mengaku sudah menyambangi lokasi banjir di are Kemang, Jakarta Selatan sampai sekitar pukul 3:00 WIB, pada Minggu (28/8/2016) pagi. Banjir yang terjadi di beberapa titik, terutama di Kemang, karena mendapat aliran Kali Krukut.

“Semalam saya di lokasi banjir di area Kemang sd jam 3 pagi. Memang persoalan Kali Krukut ini unik, rupanya dalam 30 tahun terakhir terjadi “penyempitan” kali, dan tanah tersebut(bantaran kali) statusnya sekarag SHM,” ujar Fayakhun kepada Publik-News.com.

Fayakhun mengaku mengeliligi beberapa kali yang berada di Jakarta. Salah satunya adalah kali Pesanggrahan. Namun, kata dia, beberapa kali yang dikelilinginya tersebut dalam kondisi aman. Beberapa faktor yang menyebabkan kawasan Kemang banjir salah satunya adalah faktor drainase.

“Artinya progres normalisasi drainase secara keseluruhan berjalan baik. Yang dikerjakan bung Ahok menurut saya arahnya sudah benar. Khusus kali krukut. Beri kesempatan pada pak Gub utk membenahi, saya yakin beliau bisa,” katanya.

Menurut Fayakhun, Gubernur Basuki Tjahja Purnama alias Ahok sudah menyerukan untuk membeli tanah tersebut degan harga pasar. Fayakhun berharap, pembelian lahan tersebut didukung, dipahami dan disambut positif oleh warga agar persoalan banjir di area Kemang bisa tuntas.

“Menurut saya, Gubernur Ahok tidak perlu berkecil hati, dengan keadaan musibah banjir belakangan ini,” harap Fayakhun.

Menurut Fayakhun, kondisi cuaca di dunia sedang mengalami perubahan, tidak hanya di Jakarta, perubahan cuaca tersebut menyebabkan bencana banjir. Fayakhun mencontohnya sejumlah kota kota di luar negari yang dilanda banjir akibar kondisi cuaca yang tidak stabil belakangan ini.

“Paris bahkan banjir lebih parah di tahun ini. Juga di Singapore, di beberapa kota di Australia, di beberapa kota di Amerika Serikat.

(Hurri Rauf)

Comment