Soal Cagub DKI, Fayakhun Tak Ambil Pusing Hasil Jejak Pendapat Islamic Political...

Soal Cagub DKI, Fayakhun Tak Ambil Pusing Hasil Jejak Pendapat Islamic Political Index

SHARE

Publik-News.com – Ketua DPD Partai Golkar Ketua DPD Golkar DKI Fayakhun Andriadi tidak terlalu pusing dengan hasil survei yang digelar oleh Islamic Political Index dan menyebutkan Sandiaga Uno mendapat 95 persen respon positif dari jumlah 1000 responden yang disurveinya.

Menurut Fayakhun, partainya sudah berulangkali melakukan survei terkait calon Gubernur yang akan berlaga pada Pilkada di DKI Jakarta 2017 yang akan datang. Disebutkan, survei internal partai berlambang pohon beringin ini hasilnya cukup beragam.

“Golkar rutin melaksanakan Survei internal dua bulan sekali. Dan kita punya data, kita lakukan Survei dari segala sudut, termasuk di kantong-kantong etnis atau agama. Hasilnya berbeda dengan Survei yang itu (Islamic Political Index),” ujar Fayakhun kepada Publik-News.com, Selasa (30/8/2016).

Namun Fayakhun tidak menyebutkan hasil survei internalnya tersebut. Juga tidak disebutkan nama calon yang disurvei. Golkar tidak terpengaruh dengan hasil survei yang menempatkan penantang Ahok berada diurutan pertama dengan popularitas dan elektabiltas yang cukup tinggi.

“Survei internal Golkar dilakukan dengan lembaga Survei yang kredibel dan akuntabel, dan justru Golkar rela berkorban demi mendengar suara yang obyektif,”.

Seperti diberitakan sebelumnya, Islamic Political Index menggelar jejak pendapat di 10 masjid dengan 1000 responden warga muslim yang baru keluar shalat Jumaat. Dalam jejak pendapat ini, disebutkan 95 persen umat Islam memilih Sandiaga Uno. Sementara warga mulim memilih Ahok hanya 3 persen.

Founder Islamic Political Index, Moh Sholeh mengatakan jajak pendapat lembaganya hanya menyodorkan satu pertanyaan head to haed: siapa Cagub-Cawagub DKI Pilihan umat Islam: Ahok atau Sandiaga Uno?

Menurut Sholeh, Survey yang digelar lembaganya di 10 Masjid DKI tersebut sebanyak empat kali. Dimulai dari tanggal 5, 12, 19 dan 26 Agustus 2016. Ke-10 Masjid tersebut adalah Masjid Agung Sunda Kelapa, Masjid Kramat Tunggak, Masjid Perahu Casablanca, Masjid Agung Kebayoran Baru, Masjid At-Tin, Masjid Luar Batang, Masjid Pekojan, Masjid Al-Alam Marunda, Masjid Al-Fattah, dan Masjid Raya At Taqwa.

(Hurri Rauf)

Comment