Soal Dana Parpol Naik, Mendagri: Kami Tak Bisa Janji Kapan Naiknya

Soal Dana Parpol Naik, Mendagri: Kami Tak Bisa Janji Kapan Naiknya

SHARE

Publik-News.com – Pemerintah dengan Komisi II DPR RI sepakat untuk menaikkan dana bantuan partai politik. Hanya saja, realisasi kenaikan masih menunggu perekonomian Indonesia stabil dahulu.

“Kenaikan iya (naik). Tapi kapan, kami belum bisa menjamin waktunya, karena kondisi ekonomi kita. Kami tak bisa janji kapan naiknya. Ketua Komisi II kan juga bilang tidak menuntut kalau misal 2019 naik ya syukur, kalau lebih (lama lagi) ya tidak masalah” ujar Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Jakarta, Selasa (4/10).

Tjahjo mengakui, jika dana bantuan untuk partai politik terbilang kecil. Namun, prioritas anggaran pemerintah saat ini difokuskan untuk pembangunan infrastruktur dan penanggulangan kemiskininan, demi mensejahterkan rakyat.

“Sekarang memang kecil, per suara 108 rupiah. Soal kapan (waktunya), apakah tahun depannya lagi? Sepanjang ekonomi kita stabil (tidak masalah). Untuk sekarang, kesejahteraan, infrastruktur harus tercukupi. Kalau itu sudah saya yakin bisa dipenuhi (dana bantuan parpol naik),” ungkap Tjahjo.

Karena itu, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut tidak bisa memastikan kapan tepatnya dana bantuan bagi parpol tersebut akan ditambah oleh Pemerintah.

“Kami memahami, tapi DPR juga tidak ngotot dana parpol itu naiknya kapan, apakah tahun depan? Sampai kapan? Sampai anggaran negara stabil. Jadi infrastruktur, kesejahteraan sosial (dulu diproritaskan), nanti (dana bantuan parpol) baru bisa naik,” kata dia.

Soal pengawasan, Tjahjo berujar, sudah didiskusikan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi dan Badan Pemeriksa Keuangan.

Bahkan, Tjahjo menyebut kedua lembaga juga menyetujui adanya kenaikan dana bantuan bagi parpol. “Sudah dibicarakan secara detil, dengan KPK dan BPK. Pada prinsipnya keinginan semua lembaga itu setuju naik, tapi naiknya harus diimbangi dengan pengawasan,” ujar Tjahjo

SHARE
Comment