Soal Elektabilitas Jokowi, Andrianto Tak Percaya Hasil Survei di Populi Center dan...

Soal Elektabilitas Jokowi, Andrianto Tak Percaya Hasil Survei di Populi Center dan Indo Barometer

SHARE

Publik-News.com – Presidium Persatuan Pergerakan (PP) Andrianto mengaku tidak percaya hasil survei dua lembaga suvei yang menunjukkan elektabitas Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Capres 2019. Kedua lembaga survie yang tidak dipercayai Andrianto itu adalah Lembaga survei Public Opinion & Policy Research (Populi) Center yang menggap elektabilitas Jokowi mencapai 54,9 persen dan survei Indo Barometer yang menempatkan elektabitas Jokowi 34,9 persen.

“Kalau ukurannya survei hari ini, saya kurang percaya, apalagi Indo Barometer dan Populi Center,” ujar Andrianto saat menjadi pembicara diskusi publik bertajuk “Wakil Presiden Pilihan Rakyat” di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (1/3/2018).

Menurut Andrianto, elektabilitas Jokowi sebenarnya berada di bawah 40 persen. Dia mengaku mendapatkan informasi elektabitas Jokowi yang seperti itu dari sumber yang terpercaya. Maka dari itu, kata dia, elektabitas Jokowi yang berada di bawah 40 persen dan mengalami stagnasi tersebut merupakan ancaman yang sulit bagi Jokowi terpilih kembali menjadi Presiden 2019-2024.

“Saya punya laporan internal elektabilitas Jokowi enggak sampe 40 persen. Menurur hemat saya seorang petahana itu harus diangka 60 persen, seperti SBY atau Obama. Jadi angka elektabilitas Jokowi ini riskan bagi seorang petahana,” kata Andrianto

Elektabitas Jokowi yang mengalami stagnasi itu, Andrianto menambahkan, wajar dicari sosok Cawapres yang dapat mendongkrak elektabilitas Jokowi sebagai petahana yang sudah didukung empat Partai Politik, seperti Golkar, PDIP, NasDem, dan Hanura.

“Elektabilitas Jokowi mengalami stagnasi ini karena itulah sosok cawapres menjadi penting,” tukas dia. (PN)

 

Comment