Solidaritas Perempuan NKRI Menyuarakan Pentingnya Mengembalikan Kemurnian Pancasila

Solidaritas Perempuan NKRI Menyuarakan Pentingnya Mengembalikan Kemurnian Pancasila

SHARE

Publik-News.com – Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-88, Massa yang mengatasnamakan diri Solidaritas Perempuan NKRI, mahasiswa dan aliansi masyarakat kembali menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPR RI/MPR, Jumat (28/10/2016).

Berbagai perangkat aksi, seperti spanduk, bendera dan poster terlihat dipajang di pagar pintu masuk utama gedung parlemen tersebut. Mereka menyuarakan untuk mengembalikan kemurnian jiwa Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang asli sebagai falsafah dan konstitusi NKRI menuju cita-cita proklamasi kemerdekaan.

“Mereka menegaskan bahwa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini, kita sudah semakin jauh dari nilai-nilai pancasila. lebih memprihatinkan lagi bahwa proses penyelenggaraan Pemerintahan negara saat ini, sudah tidak lagi mencerminkan keinginan rakyat indonesia,” kata Humas Solidaritas Perempuan NKRI, Putri Lady Pink.

Bukti konkrit dan vital, kata Putri adalah, salah satunya hilangnya fungsi MPR sebagai badan atau lembaga tertinggi yang merupakan penjelmaan dan pemegang kedaulatan atas nama rakyat dalam Konstitusi dan sistem ketatanegarraan.

“Telah terjadi kekacauan dalam hal penegakan hukum dan sistem penyelenggaraan pemerinyahaan, yang secara umum sudah tidak lagi berpihak pada kepentingan rakyat banyak,” pungkasnya.

Maka dari itu, Putri mengatakan saat ini diperlukan tindakan penanganan dan penyelamatan yang sifatnya segera, cepat dan tepat untuk negara dan bangsa Indonesia, agar tidak terperosok lebih jauh kedalam jurang kehancuran dan semakin samar dari cita-cita proklamasi kemerdekaan.

“Memperhatikan, situasi dan kondisi ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya dan keamanan serta ancaman kedaulatan kedaulatan NKRI. Hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” ucapnya.

Massa demonstran kemudian menyuarakan sebagai solusi agar seluruh rakyat Indonesia dan elemen-elemen bangsa agar segera menyatukan langkah, tekad dan tujuan, untuk bersama-sama dalam gerakan mengembalikan kemurnian jiwa pancasila dan UUD 1945 (Asli) sebagai falsafah dan konstitusi NKRI yang saat ini dikudeta melalui proses amandemen oleh kepentingan dan kekuatan bangsa lain yuang ingin menguasi NKRI.
(Hurri Rauf)

Comment