Tanggapan Jokowi Soal Ahok Divonis 2 Tahun Bui

Tanggapan Jokowi Soal Ahok Divonis 2 Tahun Bui

SHARE

Publik-News.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimta semua pihak menghormati putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang telah menjatuhkan vonis 2 (dua) tahun tahanan bagi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok atas kasus penodaan agama.

“Saya minta, saya minta semua pihak menghormati proses hukum yang ada, serta putusan yang telah dibacakan oleh majelis hakim. Termasuk juga kita harus menghormati langkah yang akan dilakukan oleh Pak Basuki Tjahaja Purnama untuk banding,” kata Jokowi.

Hal tersebut disampaikan Jokowi usai meresmikan listri desa di Papua dan Papua Barat, di Distrik Muara Tami, Jayapura, Papua, Selasa (9/5/2010) seperti lansir dari laman resmi setkab. Menurutnya, mekanisme hukum yang diterapkan hakim dalam menvonis hakim Ahok harus dipercaya. Menurutnya, sebuah negara yang demokratis dalam menyelesaikan perbedaan-perbedaan panjang yang ada.

“Sekali lagi pemerintah tidak bisa mengintervensi proses-proses hukum yang ada,” tegas mantan Gubernur DKI ini.

Mengenai pencopotan Ahok, Jokowi menjelaskan, dirinya sudah mendapatkan laporan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), dan akan lebih mendetailkan lagi materi yang disampaikan oleh Mendagri, itu setelah nanti tiba di Jakarta.

Sebagaimana diketahui, Ahok telah divonis dua tahun penjara karena terbukti melanggar pasal pasal 156a KUHP. Majelis Hakim PN Jakarta Utara dalam putusannya memerintahkan agar Ahok ditahan dan vonisnya 2 tahun penjara. (Ses)

Comment