Tanggapan KPK Soal Hilangnya Tiga Nama Politisi PDIP dalam Surat Dakwaan Korupsi...

Tanggapan KPK Soal Hilangnya Tiga Nama Politisi PDIP dalam Surat Dakwaan Korupsi e-KTP

SHARE

Publik-News.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah tudingan kuasa hukum Setya Novanto soal hilangnya sejumlah nama penting dalam perkara e-KTP.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, mengungkapkan bahwa sebaiknya pengacara Novanto fokus dengan pembelaan kliennya di dalam proses persidangan. Tak bermanuver yang bukan persolan Novanto.

“Sebaiknya kuasa hukum fokus pada pembelaan klien. Terkait dengan dakwaan tentu KPK memiliki strategi dalam proses pembuktian nantinya,” kata Febri Diansyah dikonfirmasi, Kamis, (14/12/ 2017).

KPK kata Febri, mengaku ingin fokus membeberkan seluruh gerak-gerik Novanto dalam mengatur proyek e-KTP sejak awal.

“Konstruksi hukum dakwaan secara umum sama, namun tentu KPK saat ini fokus menguraikan perbuatan terdakwa,” tegasnya.

Febri menekankan bahwa penyidikan e-KTP tidak berhenti di Setya Novanto. Febri memastikan itu akan terus berkembang. “Ini tentu dapat terus berkembang sesuai dengan fakta yang muncul di persidangan,” tandasnya.

Sebelumnya, Novanto melalui Kuasa Hukumnya, Maqdir Ismail curiga KPK ‘main mata’ dengan sejumlah politikus tertentu.

Padahal sebelumnya seperti Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Bendum PDIP Olly Dondokambey dan Menkumham Yasonna Laoly dalam surat dakwaan terhadap terdakwa lain disebutkan menerima uang korupsi e-KTP. Namun di dalam dakwaan Novanto, nama-nama dari PDIP itu hilang atau raib. (In/PN)

Comment