Tanggapan Presiden Terkait Orasi Ahmad Dhani: Hina Presiden, Proses Hukum Jalan

Tanggapan Presiden Terkait Orasi Ahmad Dhani: Hina Presiden, Proses Hukum Jalan

SHARE

Publik-News.com-Presiden Jokowi Widodo angkat bicara  atas dilapokannya musisi Ahmad Dhani ke pihak kepolisian atas orasinya demo 4 november  dianggap melakukan penghinaan terhadap presiden.

Presiden dengan tegas menyatakan  hasutan kebencian dan penghinaan terhadap simbol negara itu adalah sebuah bentuk pelanggaran hukum yang harus diproses dengan adil. Proses hukumnya tentu harus melalui mekanisme hukum yang berlaku.

“Tadi juga di dalam saya sampaikan yang berkaitan dengan hasutan kebencian, hal-hal yang berkaitan penghinaan simbol-simbol negara kalau aturan hukumnya ada, harus ditindaklanjuti,” tegas Jokowi di Auditorium STIK-PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (8/11/2016).

Sebelumnya, Dhani dilaporkan oleh tim relwana Jokowi,  Projo dan Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) ke Polda Metro Jaya pada Minggu (6/11). Dhani dianggap telah melakukan penghinaan terhadap Presiden atas orasinya saat demo 4 November.

“Bukti video rekaman utuh dan transkrip kami lampirkan bahkan beberapa saksi yang di lokasi kejadian Medan Merdeka Utara juga kami bawa sebagai saksi,” kata Riano.

Atas tuduhan tersebut, Dhani menganggap tim relawan jokowi tidak mengerti hukum. Dhani mengambil langkah melaporkan balik tim relawan Jokowi

“Kita menanyakan legal standing. Sesuai keputusan MK, itu delik aduan. Yang menjadi hak yang merasa dirugikan adalah presiden. Kenapa laporan bisa diterima?” kata pengacara Ahmad Dhani, Ramdan Alamsyah, Senin (7/11).

Ramdan juga mempertanyakan bukti video yang diserahkan ke pihak kepolisian sudah diedit.

“Ada yang dipenggal dan mengubah makna dari video asli,” ucapnya. (faruq)

 

SHARE
Comment