Tegakan Hukum Terhadap Viktor Laiskodat

Tegakan Hukum Terhadap Viktor Laiskodat

SHARE

Setidaknya ada tiga hal serius dalam Pidato Viktor Laiskodat (Politisi Nasdem) yang sangat provokatif dan berbahaya bagi persatuan Bangsa.

Pertama, Viktor Liskodat yang beragama non muslim menafsirkan makna khilafah sebagai sesuatu yang buruk. Padahal khilafah adalah bagian ajaran Islam dan bermakna luas. Artinya Viktor Laiskodat berusaha mengadu domba Umat beragama yang ada di Indonesia, khususnya di NTT.

Kedua, orasi Viktor Laiskodat juga berisi fitnah terhadap beberapa partai politik dan sangat tendensius. Jika sekelas anggota DPR berbicara asal dan fitnah, maka kualitas politik dan demokrasi kita semakin buruk. Hal ini tidak boleh dibiarkan.

Ketiga, di dalam orasinya Viktor Laiskodat juga menebar ancaman dan kebencian akan membunuh orang yang menganut ajaran khilafah yang secara implisit adalah Umat Islam.

Atas dasar hal tersebut kita harus mendesak

1. Mendesak DPR segera menghukum anggota DPR dari Fraksi Nasdem, Viktor Laiskodat.

2. Mendesak Kepolisian RI segera memeriksa dan menetapkan Viktor Laiskodat sebagai tersangka. Setidaknya ada tiga pasal pidana yang bisa diterapkan: pasal 311 ayat (1) KUHP, pasal 156 huruf a KUHP, pasal 28 ayat (2) UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE.

3. Meminta Umat Islam untuk memboikot Partai Nasdem dalam setiap pemilu baik pilkada, pemilu legislatif dan pilpres.

Oleh: Aditya Iskandar
(Penulis adalah Koordinator Suropati – Solidaritas Untuk Pergerakan Aktifis Indonesia)

SHARE
Comment