Home Regional Temui Demonstran, Ketua DPRD Intan Jaya Robek Baju Dinasnya

Temui Demonstran, Ketua DPRD Intan Jaya Robek Baju Dinasnya

Publik-News.com – Ketua DPRD Kabupaten Intan Jaya, Marten Tipagau, memilih tidak ikut sidang paripurna dalam pengusulan jadwal pelantikan Bupati-Wakil Bupati Natalis Tabuni dan Yann Robert Kobogoyauw periode 2017-2022 terpilih versi putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Marten lebih memilih menemui ratusan massa aksi unjuk rasa yang mengepung rumahnya di Kota Nabire yang menolak sidang paripurna. Dia langsung terjun ke tengah-tengah ke rumunan massa.

Di tengah-tengah kerumunan massa, politisi dari Partai Demokrat ini merobek pakaian dinasnya dan langsung mengambil pengeras suara untuk merespon tuntutan massa. Kepada massa, dia mengatakan.

“Saya hari ini buka baju karana saya menghargai masyarakat,” ujar Marten kepada massa sambari memegang baju dinasnya yang sudah dirobek, Jumat (29/9/2017).

Sementara itu, massa tetap menolak agar sidang paripurna DPRD Kabupaten Intan Jaya tidak digelar. Mereka menegaskan bahwa Natalis Tabuni dan Yann Robert Kobogoyauw bukan Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

Menurut mereka, putusan MK yang memenangkan pasangan nomor urut 3 ini tidak berdasar. Sebaliknya, massa menggangap putusan MK tersebut hasil rekayasa. Sebab, MK memutuskan berdasarka C1 KWK saat Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH).

Padahal, apa yang diputuskan MK tersebut berbeda dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ditetapkan sebelumnya dalam pleno KPUD Intan Jaya.

Untuk diketahui, massa aksi ini adalah pendukung salah satu calon Bupati-Wakil Bupati Yulius Yapugau-Yunus Kalabetme. Yulius Yapugau-Yunus Kalabetme merupakan pasangan nomor urut dua dan diusung oleh PKB dan PDIP. (PN).

Comment