Ternyata Dualisme KNPI Konawe Tidak Benar

Ternyata Dualisme KNPI Konawe Tidak Benar

SHARE

Publik-News.com – Kisruh di tubuh Komite nasional Pemuda indonesia (KNPI) di tingkat Pusat, mulai menjalar hingga ke daerah, tidak terkecuali, di Sulawesi Tenggara.

Sedikitnya, Terdapat dua Lebel KNPI yakni berdasarkan Hasil Musyawarah Nasional (Munas) KNPI di Jayapura, menunjuk, Muhammad Rifai Darus sebagai Ketua, Perkumpulan Komite Nasional pemuda Indonesia, Di singkat KNPI, Sesuai dengan SK Kemenkumham Nomor : AHU – 001403.AH.01.07 Tahun 2015

Yang belakangan Muncul, lembaga Kepemudaan lain, dengan Ketua, Fahd El Fouz Arafiq. Perkumpulan KNPI Pemuda Indonesia, Sesuai dengan SK Kemenkumham Nomor : AHU-0010877.AH.01.07 Tahun 2015 , yang klaim sebagai Hasil Kongres Luar Biasa “KNPI” di Jakarta.

Di mana Kedua lembaga di atas berbeda tetapi menggunakan Logo dan Atribut, KNPI yang sama, seperti yang kita kenali saat ini.

Polemik di atas kemudian menelurkan Dualisme KNPI di Sulawesi Tenggara, klaim mengklaim, tentang siapa yang resmi memimpin, perkumpulan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), sebuah lembaga yang bernafaskan semangat pemuda tersebut, mulai memanas.

Untuk Sulawesi Tenggara, Kubu KNPI fersi Fahd El Fouz Arafiq (KNPI Pemuda Indonesia), beberapa waktu lalu, menunjuk Umar Bonte, dan mengklaim sebagai Ketua Umum yang resmi memimpin KNPI di Sulawesi Tenggara, yang saat itu kemudian langsung, memberikan rekomendasi karateker kepada beberapa pengurusnya, untuk mengambil alih kepengurusan DPD KNPI Kabupaten di beberapa wilayah di Sultra.

Hal di atas jelas menurunkan kisruh yang sama di daerah, salah satunya di Kabupaten Konawe, pihak yang mendapat legitimasi karateker
KNPI versi Umar Bonte (KNPI Pemuda Indonesia), langsung mengambil ancang ancang penguasaan aset KNPI Konawe.

Melihat geliat tersebut pihak KNPI di bawah Komando M. Rifai Darus, melalui Ketua umum DPD KNPI Sultra, Syahrul Beddu, pasca menggantikan Hidyatullah, mulai turun ke daerah melakukan koordinasi dan Konsolidasi ke Tingkat Kabupaten.

Melalui Ketua bidang Otonomi Daerah, Koordinator Wilayah Kabupaten Konawe, Nizar Fachry Adam.S.E.M.E., menegaskan bahwa
Kepemimpinan Syahrul Beddu, merupakan, bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah terbentuknya Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) pada 23 Juli 1973 di Jakarta

“KNPI itu merupakan lembaga yang mengayomi semua OKP , bukan KNPI Pemuda indonesia (versi Umar Bonte) yang tidak mempunyai OKP dan baru lahir 2015 kemarin, sementara Syahrul Beddu adalah KNPI yang terlegitimasi di dalam sejarah berdirinya KNPI dengan merujuk pada tahun Konfrensi pemuda Tahun 1973 di Jakarta” Kata Nizar.

Terkait dengan adanya Karateker pengurus KNPI Kab.Konawe yang di keluarkan Oleh Umar Bonte, hal tersebut di nilai keliru oleh Nizar.

“Pengurus KNPI Kab.Konawe saat ini kan, di lantik oleh Ketua KNPI Sultra yang saat itu masih di Pimpin Hidayatullah, dan di hadiri oleh Bupati , Wakil Bupati dan Unsur Muspida Lainnya, jadi keliru jika KNPI versi Umar bonte (KNPI Pemuda Indonesia) mengambil alih KNPI Konawe” Ungkap Nizar.

Nizar juga memberikan Warning kepada OKP dan pengurus KNPI Kecamatan , yang berafilisi di luar dari KNPI Kab Konawe yang saat ini menjabat.

“Apabila ada OKP yang masuk dalam kepengurusan KNPI lain, di luar dari OKP yang mendukung Ketua Dedet Yang saat ini Masih menjabat, pihaknya memerintahkan agar mencoret dan melaporkan ke pengurus DPD KNPI Provinsi,”

Untuk saat ini, Pengurus DPD KNPI Kab. Konawe untuk masa bakti 2014 – 2017, saat ini di pimpin oleh H.Dedet Ilnari Yusta SE.MA,in CD, dan masih berstatus Ketua KNPI konawe yang sah Pasca di terbitkannya SK DPD KNPI Prov.Sultra, Nomor : KEP.041/ DPD/KNPI – SULTRA/IX/2017, Tentang Perpanjangan masa kepengurusan DPD KNPI Kab.Konawe periode 2014-2017

“Surat perpanjangan Kepengurusan Ketua Dedet, sudah kami terbitkan, selama tiga bulan, terhitung hingga minggu ke empat bulan Desember 2017″ Ujar Korda Wil Konawe tersebut.

Di tempat yang sama pula Ketua DPD KNPI Konawe, Dedet Ilnari Yusta, mengatakan, pihaknya tetap berkoordinasi dengan Pengurus KNPI provinsi, guna merancang persipan Musyawarah daerah (Musda) KNPI Konawe, yang bakal di helat dalam Waktu dekat ini.

” Sampai saat ini kami masih terus melakukan Kosnsolidasi dan koordinasi dengan Ketua Syahrul Beddu, dalam persiapan penataan organisasi menuju penyelenggaraan Musda” Jelas Dedet.

Merujuk pada Jadwal yang telah di berikan oleh KNPI Privinsi, dalam beberapa hari kedepan Pihaknya akan menggelar pertemuan, terkait dengan rangkaian, pelaksaan Musda, sebagi mana yang tertuang dalam aturan organisasi KNPI itu sendiri.

“Dalam waktu kami akan di lakukan Rakorda yang bertujuan untuk memferiikasi peserta yang akan di ikut dalam musda, seperti anggota penuh dan anggota peninjau dan lain lain,” katanya. (PN)

SHARE
Comment