Ternyata Massa Aksi Pendukung Ahok di Mako Brimob Tak Mengantongi Surat Izin

Ternyata Massa Aksi Pendukung Ahok di Mako Brimob Tak Mengantongi Surat Izin

SHARE

Publik-News.com – Aksi unjuk rasa yang digelar pendukung Basuki Tjahja Purnama alias Ahok di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, ternyata tang mengantongi surat izi dari kepolisian setempat.

Namun, polisi tetap membiarkan massa aksi unjuk rasa pendukung Ahok ini. Kepala Kepolisian Sektor Cimanggis, Komisaris Polisi Agung mengatakan, selain tak mengantongi izin, massa aksi juga tidak berkordinasi dengan aparat kepolisian.

“Memang aksinya tidak berizin. Kami belum mendapat pemberitahuan soal aksi ini,” kata Agung ditemui di Mako Brimob, Depok, Rabu (10/5/2017), .

Kendati tidak ada izin, kepolisian tetap memberikan pelayanan kepada massa aksi. Salah satunya dengan mengawal aksi massa yang berjumlah ratusan orang ini. “Saya baik, ini hanya bentuknya melayani saja,” lanjutnya.

Namun demikian, Agung berharap, massa aksi bisa segera membubarkan diri. Dia mematok waktu hingga pukul 17.00 WIB agar massa membubarkan diri.

Soal permintaan membubarkan diri, Agung mengaku sudah mengkomunikasikan dengan massa.

“Kami minta membubarkan sampai jam 17.00 WIB. Karena takutnya ada massa yang provokasi. Apalagi kan personel kami tidak cukup,” pungkasnya.

Diketahui, ratusan massa pendukung Ahok mendatangi Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu. Mereka melakukan aksi meminta Ahok dibebaskan.

Dalam aksi ini, mereka berharap bisa bertemu Ahok yang ditahan di Mako Brimob. Tujuannya, untuk menggelar doa bersama dengan Ahok supaya tabah menjalani penahanan.

Sebagai informasi, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) menjatuhkan putusan dua tahun penjara ke Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Dalam amar putusan, Ahok terbukti melanggar Pasal 156a tentang Penistaan Terhadap Agama.

Comment