Ternyata Rumah dan Hotel Wapres JK Jadi Tempat Perlindungan Etnis Tionghoa Saat...

Ternyata Rumah dan Hotel Wapres JK Jadi Tempat Perlindungan Etnis Tionghoa Saat Makasar Rusuh Tahun 1997

SHARE

Publik-News.com – Kota Makasar pernah dilanda kerusuhan pada 1997 silam. Orang-orang dari Etnis Tionghoa menjadi sasaran amuk massa. Korban jiwa berjatuhan. Tapi banyak juga yang karena mereka lari dan berlindung ke rumah dan hotel milik pribadi tokoh yang berada di Makasar.

Salah satu rumah dan hotel yang menjadi tempat perlindungan orang-orang Tionghoa dan keturuannya dari keganasan massa adalah Wakil Presiden Jusuf Kalla. JK — panggilan akarab Jusuf Kalla, rela membuka pintu rumah dan hotelnya demi keselamatan orang-orang Tonghoa.

“Sewaktu kerusuhan Cina di Makassar thn 97, Pak JK membuka rumah dan hotel Sahid miliknya (digratiskan)sbg tempat berlindung etnis Cina,” cuit akun Husain Abdullah‏ melalui akun Twitternya, @husainabdullah1, Sabtu (13/5/2017).

Cuitan Husain Abdullah ini merupakan tanggapan atas akun el diablo @digembo yang menyebut bahwa Wapres JK pernah membakar gereja saat masih muda.

Cuitan Husain Abdullah ini kemudian mendapat tanggapan dari followernya. Akun zabar saleh l‏ @zsalehl menanggapi dengan cuitan “semoga pak Kalla sehat selalu dan selalu diridhoi Allah SWT. aamiin.. ttg fitnah2 ini tepat dicerahkan, memang negara ini sdg perang dingin,”.

Kemudian akun Fathur Erzandika‏ @FathurErzandika menulis “Saya baru saja mau memberi tau pak uceng ttg info ini, mohon diklarifikasi itu pak takutnya opini masyarkat jadi berubah terhadap pak JK,”

Dan Khalid bin Ali‏ dengan akun @mkrijaluddin menulis “Ahoker kesurupan, sampe wapres RI ga dihargai @Pak_JK. (RF)

SHARE
Comment