Tidak Ingin Indonesia Hancur, Panglima TNI: Cegah Hasutan dan Adu Domba

Tidak Ingin Indonesia Hancur, Panglima TNI: Cegah Hasutan dan Adu Domba

SHARE

Publik-News.com – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meminta semua elemen bangsa untuk selalu menjaga persatuan meski terdiri dari berbagai macam suku. Karena ini menjadi hal penting untuk mengantisipasi adanya adu domba yang bisa memecah NKRI.

Hal ini disampaikan Gatot saat memberikan ceramah umum akhir tahun di diskusi Koordinator Nasional Forum Komunikasi Alumni – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal-IMM) di Auditorium Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jalan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/12/2016).
“Kita cegah hasutan dan adu domba. Kalau tidak ingin Indonesia seperti Arab Spring,” Kata Gatot

Gatot menceritakan bagaimana bangsa ini bisa merdeka atas perjuangan yang dilakukan oleh rakyat. Gator menegaskan kemerdekaan Indonesai adalah bentuk perjuangan rakyat, bukan TNI.

“Negara Indonesia merdeka dari darah pahlawan dan syuhada. Negara telah membuktikan yang memerdekakan bangsa ini bukan TNI tapi rakyat dan termasuk Muhammadiyah. Bukti proklamasi kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus,” ujar Gatot.

Dalam acara ini, Gatot memberikan pesan supaya semua pihak menjaga keutuhan NKRI. Termasuk peran Muhammadiyah sangat dibutuhkan untuk merawat NKRI agar terhindar dari gejolak konflik yang bisa memecah belah NKRI.

Selain Panglima Gatot, dalam acara ini turut hadir Ketua Komisi VIII DPR RI, Ali Taher, Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, Ketua Forum Rektor, Prof. Dr. Suyatno, dan Ditektur CSIS, Dr. Philips J. Vermonte.(Fq)

Comment