Tim Pembimbing Jamaah Haji: Jamaah Haji Pemuda Lebih Gampang Diarahkan

Tim Pembimbing Jamaah Haji: Jamaah Haji Pemuda Lebih Gampang Diarahkan

SHARE

Publik-News.com – Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) UPG 07 Mahmud Zul Kirom M Khoiruddin, mengaku tidak repot mendampingi salah satu jamaah haji yang masih berusia remaja, Andi Rahmat.

Menurutnya, anak muda cenderung bisa mengikuti manasik dan kuat secara fisik. Mahmud justru mengkhawatirkan anggota rombongannya yang lansia karena harus didampingi dengan ekstra pengawasan.

“Kalau yang muda, dari sisi bimbingan manasik bisa mereka pahami. Dari sisi kemampuan fisik, mereka juga istithaah secara jasmani dan rohani sehingga lebih mudah untuk diarahkan,” tutur Mahmud.

Menurut Mahmud, penanganan remaja seperti Andi berbeda dengan pemuda jamaah lensian. Pemuda lesnia lebih riskan sehingg pola pembinaannya juga butuh ektra pengawasan, tidak hanya pada masalah ibadah, tapi termasuk juga pengawasan tim kesehatan.

Namun demikian, Mahmud mengaku kagum dengan semangat jemaah lansia dalam berbadah. Menurutnya, hal itu dimungkinkan karena proses panjang yang harus mereka alami dalam mewujudkan cita-cita memenuhi panggilan Allah, berhaji di Tanah Suci.

Untuk diketahui, Andi Rahmat adalah remaja kelahiran Makassar tahun 1998. Dia menjadi salah satu jemaah Indonesia termuda pada musim haji tahun ini. Dia tergabung dalam kloter 7 Embarkasi Makassar yang diisi oleh masyarakat Maluku Utara.

Lahir di Makassar, Andi besar di Halmahera Utara. Lulus SMA, Andi memilih untuk membantu orang tua berdagang di sana. Mendaftar pada tahun 2011, Andi tahun ini diberi kesempatan memenuhi panggilan Allah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

(Taufik)

SHARE
Comment